Home News Sekolah di Aceh Dibuka 13 Juli, Siswa-Guru Wajib Berwudhu dari Rumah
News

Sekolah di Aceh Dibuka 13 Juli, Siswa-Guru Wajib Berwudhu dari Rumah

Share
Ilustrasi, Istri Wakil Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati, menyerahkan secara simbolis daftar penerima Beasiswa program Indonesia Pintar kepada Kepala Sekolah SMA 1 Singkil Utara di Aceh Singkil, 12/2/2020. (Biro Humas)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh menyiapkan sekolah untuk beraktivitas di tengah pandemi COVID-19, seiring segera dimulainya tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Rachmat Fitri mengatakan  satu poin yang diimbau pemerintah diperhatikan ketika aktivitas belajar mengajar di tengah pandemi, yakni guru dan murid harus memastikan telah berwudhu sebelum ke sekolah.

“Iya itu memang kita imbau para guru, siswa ketika dari rumah memastikan sudah berwudhu, biar ada nilai ibadah. Jadi kita berserah ke Allah SWT setelah kita berikhtiar, dan kesepakatan ikhtiar kita disebut dengan protokol kesehatan,” kata Rachmat di Banda Aceh, Jumat, 3 Juli 2020.

Rachmat menjelaskan, pihaknya sedang meninjau ke lapangan terkait kesiapan sekolah-sekolah di daerah untuk kembali aktif di tengah COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus Standar Operasional Prosedur (SOP) pendidikan.

Mereka memastikan semua kesiapan yang disyaratkan dalam protokol kesehatan seperti menyediakan wastafel portable, thermo gun, masker, serta semua yang telah ditentukan dalam protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Dan kesiapan protokol pendidikan, kita bentuk kepanitian COVID-19 di tingkat sekolah, karena nanti yang akan mengurai kerumunan itu petugas. Mulai dari kepala sekolah, guru, hingga semua warga sekolah itu petugas semua,” katanya.

Kemudian, kata Rachmat, setiap sekolah juga memiliki Unit Kesehatan Sekolah (UKS), yang di dalamnya juga tersedia dokter umum dari Puskesmas, sebagai langkah antisipasi ketika terdapat siswa yang memiliki gejala klinis.

“Jadi kalau ada gejala umum anak-anak kita nanti panas badan, demam, langsung dilayani oleh kesehatan, bekerjasama dengan gugus tugas kabupaten/kota, kita koordinasi semua,” katanya.

Selain itu, kata Rachmat, pemerintah belum memastikan proses belajar mengajar dalam tahun ajaran baru tersebut dengan metode bertatap muka atau belajar dari rumah (BDR). Namun dipastikan 13 Juli sebagai jadwal dimulai tahun ajaran baru.

“Bagaimana skenario pembelajar, apakah dengan tatap muka, apakah BDR, kita belum ke situ, yang pastikan ialah bagaimana kesiapan sekolah dengan segala rekomendasi yang diambil oleh menteri bersama tim gugus tugas nasional,” ujarnya. (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

Exit mobile version