Home News Seorang Perawat di Abdya Ditemukan Terkapar dengan Luka Parah
News

Seorang Perawat di Abdya Ditemukan Terkapar dengan Luka Parah

Share
ilustrasi.
Share

POPULARITAS.COM – Seorang perawat Rumah Sakit Teuku Peukan (RSUTP) Abdya, ditemukan bersimbah darah dengan kondisi tangan terputus.

Korban yang diketahui bernama Anna Mutia, merupakan warga Gampong Alue Pisang, Kecamatan Kuala Bate.

Informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi menjelang siang tepatnya di desa Ujong Padang, Susoh. Menurut warga setempat, korban bersama temannya hendak pulang kerumahnya.

Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Erjan Dasmi mengatakan, informasi sementara, tangan kanan korban putus total disebabkan karena kecelakaan tunggal.

“Tangan kanan korban putus karena mengalami laka lantas tunggal. Tapi sedang mendalami motif yang sebenarnya, apakah benar kecelakaan atau ada motif pembegalan,” kata Erjan saat dikonfirmasi, Selasa (29/12/2020).

Sementara Direktur RSUTP Abdya, dr. Ismail Muhammad membenarkan jika korban atas nama Anna Mutia merupakan perawat di rumah sakit RSUTP Abdya.

Saat ini korban tengah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk dilakukan perawatan intensif.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...

Exit mobile version