Home Headline Simfoni orkestrasi ala Mirza Tabrani
HeadlineOpini

Simfoni orkestrasi ala Mirza Tabrani

Share
Risman A Rachman. FOTO : Dok Pribadi
Share

POPULARITAS.COM – ​Di Gedung AAC Dayan Dawood, Senin sore, 13 Juli 2026, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., resmi melantik 12 dekan dan satu Direktur Sekolah Pascasarjana untuk masa jabatan 2026–2031.

​Dalam sambutannya, ia menyampaikan satu metafora yang menurut saya pantas menjadi kunci pembacaan hari itu: rektor bukanlah pemain utama dalam membangun universitas. Ia ibarat komposer atau dirigen sebuah orkestra—tugasnya menyusun harmoni, menentukan arah, serta memastikan seluruh instrumen bekerja selaras. Musik yang indah, ujarnya, tidak akan pernah terdengar tanpa para pemainnya, ​dan hari ini, 13 pemain baru resmi masuk ke dalam orkestra tersebut.

​Mereka adalah Dr. Amiruddin, S.Pd., M.Si. (Dekan FKIP); Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc. (Dekan Fakultas Teknik); Dr. drh. Nuzul Asmilia, M.Si. (Dekan Fakultas Kedokteran Hewan); Dr. drg. Zulfan Alibasyah, Sp.Perio. (Dekan Fakultas Kedokteran Gigi); serta Dr. dr. Bakhtiar, Sp.A., M.Kes. (Dekan Fakultas Kedokteran).

​Selanjutnya, Prof. Dr. Zahratul Idami, S.H. (Dekan Fakultas Hukum); Prof. Dr. Ir. Sabaruddin, M.Agr.Sc. (Dekan Fakultas Pertanian); Dr. A. Sakir, S.E., M.M. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis); dan Haeqal Azief Haridhi, S.Kel., M.Sc., Ph.D. (Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan).

Rektor USK Prof Mirza Tabrani melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 dekan serta Direktur Sekolah Pascasarjana. Foto : HO | Popularitas.com

Berikutnya, Prof. Dr. rer.nat. Ilham Maulana, S.Si. (Dekan FMIPA); Dr. Hamdani M. Syam, M.A. (Dekan FISIP); Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., M.S. (Dekan Fakultas Keperawatan); dan Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P. sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana.

​Kepada 13 nama inilah pesan inti Rektor sesungguhnya dialamatkan. Sebelum menyampaikan amanahnya, Rektor terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi mereka—sebuah penghormatan yang, saya kira, layak dicatat sebagai bagian dari etika pergantian kepemimpinan yang sehat, sebelum tepuk tangan sepenuhnya berpindah ke wajah-wajah baru.

​Amanah, bukan sekadar jabatan

​Rektor menegaskan bahwa posisi yang baru saja diterima ke-13 pejabat ini bukanlah jabatan administratif biasa, melainkan kepercayaan besar untuk memimpin perubahan, mengembangkan potensi fakultas dan sekolah pascasarjana, serta membawa USK melangkah lebih maju dan berdampak bagi masyarakat. Kesediaan menerima amanah seberat itu, katanya, adalah bukti komitmen mengabdi pada universitas yang mereka cintai.

​Cepat, tapi terukur

​Pesan paling tajam datang di sini. Dunia pendidikan tinggi, kata Rektor, bergerak sangat dinamis. Perubahan terjadi begitu cepat sehingga tidak ada ruang untuk lamban dalam mengambil keputusan maupun menjalankan program. Namun, di saat yang sama, setiap kebijakan harus dirancang matang, berbasis data, dan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

​Kecepatan tanpa perencanaan, tegasnya, hanya melahirkan ketidakpastian; sebaliknya, perencanaan yang terlalu lama membuat kita tertinggal. Maka, yang dituntut dari 13 pemimpin baru ini adalah kemampuan menyeimbangkan keduanya: bergerak cepat dengan arah yang tepat.

​Kepercayaan lewat sharing revenue

​Rektor mengungkapkan bahwa pimpinan universitas kini memberikan kepercayaan yang jauh lebih besar kepada fakultas dibandingkan sebelumnya. Salah satu wujudnya adalah kebijakan sharing revenue, di mana 60 persen pendapatan dikembalikan kepada fakultas.

​Bagi saya, ini bukan sekadar redistribusi anggaran—ini adalah pernyataan eksplisit bahwa fakultas, dan karenanya para dekan yang baru dilantik hari ini, adalah motor utama penggerak kemajuan universitas.

​Kepercayaan itu berpasangan dengan pertanggungjawaban

​Kepercayaan sebesar itu, menurut Rektor, harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Dana yang dikelola harus menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset, memperluas pengabdian kepada masyarakat, mengembangkan sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi yang memberi dampak nyata.

​Rektor berharap setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberikan nilai tambah bagi kemajuan fakultas dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya, membangun kolaborasi, dan menciptakan inovasi untuk meningkatkan daya saing fakultas maupun sekolah pascasarjana.

​Bagi saya, di sinilah ujian sesungguhnya baru dimulai. Partitur sudah ditulis, dirigen sudah menunjuk arah. Yang tersisa adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh Amiruddin, Iskandar, Nuzul Asmilia, Zulfan Alibasyah, Bakhtiar, Zahratul Idami, Sabaruddin, A. Sakir, Haeqal Azief Haridhi, Ilham Maulana, Hamdani M. Syam, Teuku Tahlil, dan Muslim Akmal sendiri: apakah orkestra USK periode 2026–2031 ini akan menghasilkan simfoni yang benar-benar terdengar hingga ke masyarakat?, ​Kita harapkan yang terbaik!

Oleh Risman A Rachman

Penulis adalah wartawan senior di Banda Aceh

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineInsfrastrukturNews

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Krueng Keureuto dan Bendungan Rukoh  Perkuat Ketahanan Pangan di Aceh

POPULARITAS.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Krueng Keureuto di...

FeatureHeadline

Kisah pemuda Lhokseumawe sukses raih dua gelar magister

POPULARITAS.COM – Meski berasal dari kampung, semangat menuntut ilmu terpatri kuat di...

HeadlineInternasional

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

POPULARITAS.COM –  Komando Militer Gabungan Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup untuk...

HeadlineNews

5 Poin Krusial Damai AS-Iran, Ada Kesepakatan Nuklir Untungkan Israel

POPULARITAS.COM – Pada 15 Juni 2026, Amerika dan Iran mengumumkan sebuah kerangka...

Exit mobile version