Home News SKK Migas dan Mubadala Energy beri edukasi bagi pemimpin redaksi media di Aceh
News

SKK Migas dan Mubadala Energy beri edukasi bagi pemimpin redaksi media di Aceh

Share
SKK Migas dan Mubadala Energy beri edukasi bagi pemimpin redaksi media di Aceh
Logo SKK Migas
Share

 

POPULARITAS.COM – SKK Migas undang sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan siber, untuk hadiri kegiatan workshop edukasi terkait dengan industri hulu migas di Indonesia. Acara tersebut direncanakan akan berlangsung pada Jumat (8/3/2024) di Medan, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/3/2024) mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya tersebut, untuk memberikan edukasi kepada para wartawan dan pemimpin redaksi media siber dan cetak di Aceh terkait dengan sektor industri hulu Migas di Indonesia.

Melalui workshop tersebut, katanya, nantinya akan dihadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan materi tentang bagaimana seharusnya media dapat berperan aktif dalam membangun opini publik yang positif bagi Industri hulu Migas di Indonesia.

Di acara tersebut, tambahnya kemudian, nantinya pihaknya juga memaparkan sejumlah kegiatan eksplorasi hulu migas di Aceh, serta upaya pengembangan masyarakat dalam mendukung industri migas di provinsi ujung barat Sumatra tersebut, demikian Rikky Rahmat Firdaus.

Share
Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version