Home News Sosialisasi draf perubahan UUPA di Pidie Jaya berlangsung alot
News

Sosialisasi draf perubahan UUPA di Pidie Jaya berlangsung alot

Share
Sosialisasi draf perubahan UUPA di Pidie Jaya berlangsung alot
Sosialisasi draf perubahan UUPA di Pidie Jaya, Senin (6/3/2023). Foto: Nurzahri/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyosialisasikan draf rencana perubahan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) di Kabupaten Pidie Jaya.

Sosialisasi draf perubahan UUPA yang berlangsung di kantor DPRK Pidie Jaya, Senin (6/3/2023) itu berlangsung alot.

Di mana satu persatu para peserta perwakilan Pidie Jaya meminta DPRA untuk merinci pasal-pasal apa saja yang akan diubah dan dihapus dalam draf perubahan UUPA itu.

Bahkan para delegasi itu meminta waktu untuk mempelajari draf perubahan tersebut, sehingga tidak hanya sebatas menggelar acara seremonial saja berupa sosialisasi.

“Kita di sini terlebih dahulu perlu mempelajari pasal-pasal di dalam UUPA yang akan diubah. Sesudah kita pelajari baru kita sama-sama bisa memberikan masukkan. Jadi jangan hanya sebatas seremonial sosialisasi draf perubahan UUPA ini,” ucap salah satu undangan di rapat sosialisasi draf perubahan UUPA.

Bahkan seorang tenaga ahli DPRK Pidie Jaya, Bahrom Moch Rasyid mengkritisi pasal penghapusan kecamatan di Provinsi Aceh dalam draf perubahan UUPA itu.

Terpisah, Ketua Komisi V DPRA M Reza Fahlevi Kirani yang bertindak sebagai ketua rapat menyebutkan, tujuan sosialisasi untuk memperoleh masukan untuk penyempurnaan draf perubahan UUPA tersebut.

Sambung Fahlevi, awalnya DPR RI meminta DPRA untuk dapat menyiapkan draf rancangan perubahan Undang-Undang Pemerintah Aceh yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Beranjak dari situ, selanjutnya legislatif Aceh itu melakukan penyusunan tahap awal untuk seterusnya dapat disosialisasikan ke 23 kabupaten kota.

Ratusan pasal demi pasal di dalam Undang-Undang yang lahir pasca damai RI dengan GAM itu dirancang akan diubah dengan maksud lebih mengungtungkan Aceh.

“Sosialisasi ini agar mendapat masukan dari 23 kabupaten kota untuk penyempurnaan draf perubahan sebelum kita serahkan ke DPR RI,” ungkapnya.

Deadline penyerahan draf perubahan UUPA ke Pemerintah Aceh ke DPR RI paling telat pada Juni 2023.

“Masukan dari kawan-kawan di 23 kabupaten kota akan kota akomodir untuk sama-sama menyempurnakan perubahan UUPA yang menguntungkan Aceh,” ucapnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version