Home News Strategi Nova Jaga Ketahanan Pangan Masa Pandemi Covid-19
News

Strategi Nova Jaga Ketahanan Pangan Masa Pandemi Covid-19

Share
Rapat Forkopimda se-Aceh via video conference, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa, 8 Juli 2020. (ist)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat dikategorikan bencana multi aspek. Selain menyebabkan krisis kesehatan, wabah ini turut mempengaruhi perekonomian bahkan menganggu rantai pasokan pangan secara global.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dinilai lebih serius menghadapi wabah pandemi yang sedang terjadi. Terkait dengan masalah ketahanan pangan, Nova Iriansyah mencanangkan Gerakan Aceh Mandiri Pangan (GAMPANG).

Diungkapkan Nova, saat ini semua pihak sedang fokus menghentikan penyebaran Covid-19 yang belum bisa diperkirakan kapan akan berakhir. Di sisi lain, ancaman krisis pangan yang diperkirakan terjadi akhir 2020 ini juga tidak boleh luput dari perhatian semua pihak.

“Jika sebelumnya kita telah melakukan banyak upaya untuk pencegahan dan mengobati pasien yang terinfeksi serta pemulihan ekonomi, kini tiba waktunya bersatu-padu mengantisipasi krisis pangan,” kata Nova saat rapat Forkopimda se-Aceh via video conference, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa, 8 Juli 2020.

Nova juga menjelaskan, bahwa prioritas gerakan ini fokus pada beberapa komoditi, yaitu Padi dan jagung, budidaya ikan lele, sayur-sayuran dengan memanfaatkan lahan perkarangan, ketersediaan telur ayam serta memastikan ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Untuk mendukung gerakan ini, Nova mengimbau agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota berperan dalam merumuskan masing-masing tugas, guna menyukseskan gerakan yang memiliki keterkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan Covid di Aceh.

Ia menyinggung pertemuan melalui Video Conference antara Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten/Kota pada tanggal 2 Juli lalu, tentang Bantuan Keuangan Khusus Untuk Penanganan COVID-19 di Kabupaten/Kota.

Dimana, dalam Peraturan Gubernur penetapan bantuan keuangan khusus tersebut tidak mengatur alokasi anggaran secara rinci termasuk jenis kegiatan dan volume.

“Yang terpenting adalah anggaran tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19 dan aktivitas gugus tugas. Hal ini dimaksudkan agar bupati dan wali kota dapat lebih mudah dalam pemanfaatannya sesuai kebutuhan,” imbuh Nova.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hasanuddin, menyatakan siap mendukung penuh dan berkolaborasi terkait pencanangan program GAMPANG yang digagas Plt Gubernur Aceh tersebut. (*ADV)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version