Home Hukum Tahanan BNN meninggal diduga dianiaya, keluarga mengadu ke LBH Banda Aceh
HukumNews

Tahanan BNN meninggal diduga dianiaya, keluarga mengadu ke LBH Banda Aceh

Share
Tahanan BNN meninggal diduga dianiaya, keluarga mengadu ke LBH Banda Aceh
Ilustrasi penganiayaan. Foto: internet
Share

POPULARITAS.COM – Keluarga korban tahanan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Aceh yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, kini meminta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh untuk mendampingi mereka.

Pasalnya, keluarga korban menduga korban dianiaya karena terdapat luka lebam di sekujur tubuh.

“Adik dan abang kandung korban datang kepada kami kemarin siang, pada hari Selasa. Mereka menceritakan segala rentetan kronologisnya pada kami,” kata Koordinator LBH Banda Aceh, Syahrul, kepada popularitas.com, Rabu (14/12/2022).

Diakui Syahrul, pihaknya telah mendengar dan mengumpulkan informasi-informasi yang didapatkan dari keluarga korban. Jika nantinya ditemukan benar adanya dugaan penganiayaan, maka pelaku harus diproses hukum.

“Kasus ini juga telah ditangani pihak Polda Aceh, maka dari itu kami tetap menunggu hasil penyilidikan,” tuturnya.

Seperti diketahui, korban berinisial DY (39) yang merupakan tahanan BNN Provinsi Aceh yang meninggal dunia dengan luka lebam disekujur tubuh. Pihak keluarga menduga DY tewas karena dianiaya sehingga membuat laporan ke Polda Aceh.

Abang Kandung DY, Irfan, menyampaikan, pihaknya mengetahui sang adik ditangkap BNNP karena ketahuan memakai narkoba jenis sabu bersama keempat temannya.

DY disebut ditangkap 6 Desember 2022 dini hari di kawasan Lamteumen, Banda Aceh.

Beberapa hari usai penangkapan, kata Irfan, pihak keluarga dihubungi seorang perantara dan meminta disediakan BPJS DY. Penelpon beralasan DY harus diinfus namun tidak menjelaskan alasannya.

Namun, pada Sabtu, 10 Desember 2022, korban meninggal dunia. Setelah membuka baju korban, pihak keluarga melihat terdapat banyak luka lebam serta beberapa luka seperti terken benda tumpul.

Atas insiden tersebut, pihak keluarga tidak terima dan membuat laporan ke Polda Aceh. Mereka juga meminta kepolisian melakukan visum untuk mengetahui penyebab tewasnya korban.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

Hukum

Dadan, Sony dan Lodewijk resmi jadi tahanan Kejagung

POPULARITAS.COM – Usai dilakukan pemeriksaan intensif selama beberapa jam. Tiga pimpinan Badan...

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version