Home News Terima Gelar Kehormatan dari Wali Nanggroe Aceh, Ini Penjelasan Mendagri
NewsSosial dan Budaya

Terima Gelar Kehormatan dari Wali Nanggroe Aceh, Ini Penjelasan Mendagri

Share
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dianugerahi gelar kehormatan Petua Panglima Hukom dari Lembaga Wali Nanggroe Aceh, Rabu 912/11/2025). Poto : Fauzan | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dianugerahi gelar kehormatan Petua Panglima Hukom dari Lembaga Wali Nanggroe Aceh.  Prosesi penganugerahan gelar tersebut berlangsung khidmat di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Aceh Besar, Rabu (12/11/2025).

“Saya jujur tidak menyangka, tidak berharap, dan juga tidak pernah meminta, Saya bahkan sempat bertanya, apakah saya layak menerima itu,” kata Tito Karnavian usai menerima gelar kehormatan.

Tito menyampaikan, sekitar tiga bulan sebelumnya dirinya menerima kunjungan dari Wali Nanggroe beserta rombongan untuk berdiskusi mengenai situasi politik, keamanan, dan pembangunan Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Tito, Wali Nanggroe Aceh menyampaikan niat untuk menganugerahkan gelar adat kepada dirinya.

“Salah satu hal yang beliau sampaikan kepada saya adalah, Pak, kami akan memberikan gelar adat kepada bapak, yaitu sebagai Petua Panglima Hukom,” ujarnya.

Menurut Tito, gelar yang diberikan tersebut sangat luar biasa. Apalagi, diberikan langsung oleh Wali Nanggroe Aceh yang merupakan sosok yang sangat dikenal, baik di Indonesia maupun internasional.

Selain itu, Tito menilai Lembaga Wali Nanggroe memiliki legitimasi sosial dan yuridis yang kuat di Aceh, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang mengakui keberadaan lembaga tersebut.

“Saat saya menjadi Kapolri, saya berupaya menjaga keamanan di Aceh. Kemudian, sebagai Mendagri, saya terus berupaya menjaga stabilitas politik dan tata pemerintahan yang baik,” ucapnya.

Selain itu, Tito juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan Pilkada Serentak di Aceh. Menurut dia, Pilkada di Aceh berlangsung aman dan cepat meski sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi ketegangan.

“Itu di luar prediksi banyak pihak yang mengira akan ada ketegangan, namun ternyata berjalan dengan sangat baik,” katanya.

Tito juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Wali Nanggroe dan menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan pembangunan Aceh.

“Saya berkomitmen memperkuat Lembaga Wali Nanggroe dan memastikan adat serta budaya menjadi jembatan pembangunan, bukan penghambatnya,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version