Home News Tes Covid-19, BNPB Sebut Mayoritas Daerah Belum Sesuai WHO
News

Tes Covid-19, BNPB Sebut Mayoritas Daerah Belum Sesuai WHO

Share
Dosen Politeknik Lhokseumawe Reaktif Covid-19 Meninggal di Aceh Utara
Ilustrasi, Rapid test. (ist)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Agus Wibowo mengakui belum semua daerah melakukan tes pemeriksaan virus corona (Covid-19) sesuai yang disarankan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Belum semua wilayah di Indonesia memenuhi saran dari WHO yang satu tes per seribu (penduduk) per minggu,” kata Agus dalam diskusi virtual ‘Ketimpangan Tes Covid-19 di Indonesia: Dari Jakarta hingga Papua’, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Agus mengatakan baru delapan provinsi yang memenuhi saran WHO. Delapan daerah itu, yakni Sumatera Barat, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Papua.

Meski demikian, kata Agus, sejumlah daerah sudah mulai menyadari pentingnya peningkatan tes Covid-19. Misalnya seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur yang sudah mulai meningkat kapasitas tes.

Menurutnya, karena masih banyak daerah yang kapasitas tes Covid-19 minim, jumlah tes secara nasional pun jauh dari target WHO.

“Memang masih jauh dari targetnya, tapi mereka mulai meningkat jumlah tes-nya, mulai tahu bahwa mereka harus meningkatkan jumlah tesnya supaya memenuhi syarat dan nanti targetnya positive rate-nya di bawah 5 persen sesuai saran WHO juga,” ujarnya.

Di sisi lain, Agus menyampaikan target minimal pengetesan per hari di Indonesia jika mengikuti saran WHO adalah sebanyak 38.722 orang per hari atau 271.062 orang per minggu. Namun, pemerintah dalam satu minggu terakhir ini baru memeriksa rata-rata 22.788 spesimen per hari.

DKI Jakarta menduduki posisi puncak dalam jumlah tes per 1 juta penduduk per 27 Juli dengan tes lebih dari 40 ribu per hari. Disusul Bali dengan 13.013 tes, Sumbar 12.915 tes, DIY 9.879 tes, Sulawesi Selatan 9.172 tes, Sulawesi Utara 8.366 tes, dan Papua 8.277 tes.

Agus tak menampik jumlah tes Covid-19 Indonesia masih kalah dengan negara lain. Namun, ia mengklaim pemerintah akan terus berusaha meningkatkan kapasitas tes sesuai dengan saran WHO.

Menurutnya, Indonesia memiliki 270 laboratorium pemeriksaan Covid-19. Jumlah tersebut belum termasuk laboratorium bergerak yang dikerahkan berbagai pihak, salah satunya BNPB.

Agus optimistis pemerintah bisa melakukan tes sekitar 30 ribu per hari seperti yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu dan standar dari WHO.

“Kalau kami hitung sebenarnya potensinya kalau 30 ribu sampai 40 ribu masih cukup,” katanya.

Sampai hari ini, Sabtu (1/8), secara kumulatif pemerintah baru bisa memeriksa sebanyak 1.517.381 spesimen dari total 875.894 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 109.936 orang dinyatakan positif virus corona.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version