Home Kesehatan Teuku Irwan Djohan imbau perusahaan kontraktor perhatikan keselamatan pekerja
Kesehatan

Teuku Irwan Djohan imbau perusahaan kontraktor perhatikan keselamatan pekerja

Share
Share

Banda Aceh – Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan mengimbau kepada seluruh perusahaan kontraktor yang sedang mengerjakan proyek pembangunan di seluruh Aceh agar selalu memperhatikan keselamatan jiwa pekerjanya.

Himbauan itu disampaikannya setelah setiap hari melihat proses pembangunan proyek Tugu Simpang Lima Kota Banda Aceh saat berangkat dan pulang kantor, bahwa sejumlah pekerja proyek tugu itu sama sekali tidak dilengkapi dengan peralatan keselamatan kerja.

“Rata-rata para pekerja proyek Tugu Simpang Lima tidak menggunakan helm dan safety belt saat bekerja, padahal mereka harus naik turun ke atas melalui peranca dengan ketinggian yang sangat berbahaya serta kondisi area yang kurang aman buat mereka. Ini menyangkut nyawa orang,” ujar Irwan di dalam siaran persnya kepada Kanalaceh.com, Selasa (18/4).

Politisi NasDem ini mengimbau kepada perusahaan-perusahaan kontraktor di seluruh Aceh agar benar-benar memperhatikan keselamatan para pekerja dan harus menerapkan standar keselamatan kerja di lokasi proyek-proyek pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Disebutkannya, penyediaan helm, sepatu khusus proyek dan safety belt untuk para pekerja tak seberapa harganya, tetapi apabila nanti terjadi korban jiwa akibat kelalaian para kontraktor yang tidak menyediakan peralatan memadai untuk buruhnya, tentu hal ini akan sangat kita sesalkan.

Irwan menjelaskan, kondisi seperti itu tidak pernah ia lihat di negara lain. Dimana semua pekerja proyek dilengkapi dengan sarana pengamanan yang memadai.

“Saya perhatikan di luar negeri pekerja proyek selalu menggunakan peralatan pengaman yang lengkap, bahkan sampai ada seragam khusus dengan warna yang mencolok, dan selalu ada kamera CCTV di lokasi proyek,” kata Irwan.

“Kita tidak ingin terjadi sesuatu terhadap para pekerja. Maka sebelum ada korban, hal ini harus menjadi perhatian serius seluruh kontraktor di Aceh. Kita juga tidak mau nantinya Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan organisasi Serikat Pekerja menilai Pemerintah Aceh kurang memberi perhatian terhadap keselamatan pekerja di Aceh,” lanjutnya. (Sumber : Kanalaceh.com)

Share
Tulisan Terkait
KesehatanNews

Cangkang Telur Retak, Masih Amankah Dikonsumsi?

POPULARITAS.COM – Banyak orang tak memeriksa dengan detail kondisi cangkang saat membeli...

KesehatanNews

Menkes: Semua Ingin Jadi Dokter Spesialis, Tak Ada yang Mau di Puskesmas

POPULARITAS.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa fenomena di...

Kesehatan

Di Abdya, kini warga bisa operasi katarak metode Phacoemulsifikasi

POPULARITAS.COM – Warga Aceh Barat Daya (Abdya) kini bisa menjalani operasi katarak...

Kesehatan

Wakili Mualem, Kadinskes Aceh teken petisi cabut Pergub JKA

POPULARITAS.COM – Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf...

Exit mobile version