POPULARITAS.COM – Tiga ribuan guru Pergawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Pidie, sejak awal tahun 2026 hingga kini dilaporkan belum kunjung menerima gaji.
Rentang waktu gaji guru PPPK yang belum dilunasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu lima bulan atau terhitung Januari-Mei 2026.
Molornya pembayaran gaji guru paruh wakti itu diduga akibat keterlambatan Disdikbud dalam proses pencairan honor tenaga pendidik itu.
Koordinator aliansi PPPK paruh waktu, Herizal menyebutkan, ada sekitar tiga ribuan guru paruh waktu belum terima gaji sejak Januari.
“3000 lebih guru paruh waktu belum terima gaji sejak januari lalu,” ujar Herizal,Selasa (5/5/2026).
Jelasnya, usai guru-guru honor dan bakti itu diangkat sebagai tenaga kontrak paruh waktu, gajinya disetarakan perguru Rp 400.000, yang berasal dari dua sumber, BOS dan APBK.
“Jadi jika sebelumnya mereka mendapatkan Rp 50 ribu perbulan dari BOS, sekarang ditambah Rp 350 ribu. Jika dari BOS Rp 400 ribu, mereka tidak dapat dari ABPD lagi,” terang Herizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pidie, Yusmadi saat dikonfirmasi popularitas.com membenarkan, gaji guru-guru PPPK paruh waktu belum terbayarkan.
Dia berkilah, molor membayaran gaji tenaga pengajar hingga lima bulan itu disebabkan penyempurnaan administasi, seperti sinkronisasi data hingga penginputan nomor rekening guru.
“Iya belum, insayaallah dalam dua hari ini sudah masuk ke rekening masing-masing guru dan sumber dana BOS bisa langsung diterima di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Leave a comment