Home Hukum Tim forensik teliti 19 sampel beton RSUD Nagan Raya
HukumNews

Tim forensik teliti 19 sampel beton RSUD Nagan Raya

Share
Tim Forensik Engineering Politeknik Lhokseumawe, Aceh memperlihatkan 19 sampel bangunan beton yang diambil di Gedung Kelas III RSUD Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terkait rangkaian penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung dimaksud, Jumat (14/4/2023). (ANTARA/HO)
Share

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menyatakan Tim Forensik Politeknik Lhokseumawe, meneliti 19 sampel beton Gedung Kelas III Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, ke laboratorium sebagai upaya untuk menguji kualitas bangunan yang sudah dibangun sejak 2019 itu.

Kanit Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Aceh AKP Bustani mengatakan pemeriksaan sampel beton tersebut, merupakan rangkaian penyelidikan yang dilakukan Polda Aceh terkait dugaan korupsi dalam pembangunan gedung di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya.

“Jika hasil uji laboratorium telah keluar, nanti kita sampaikan ke teman-teman media,” katanya, dikutip dari laman Antara, Sabtu (15/4/2023).

Bustani menyebutkan, bangunan Ruang Kelas III RSUD-SIM Nagan Raya yang dibangun pada tahun 2019 lalu, telah menghabiskan anggaran sebesar Rp4,4 miliar dan disinyalir dalam pembangunannya diduga terindikasi adanya tindak pidana korupsi, sehingga diduga menyebabkan kerugian terhadap negara.

Ketua Tim Forensik Engineering Politeknik Lhokseumawe, Aceh, Faisal Rizal kepada wartawan di Nagan Raya, Jumat mengatakan sampel bangunan ini dibawa guna dilakukan pemeriksaan terkait kualitas bangunan yang sebelumnya sudah diambil.

Ia menyebutkan, 19 sampel beton tersebut diambil mulai dari pondasi dan berasal dari tiang di lantai satu dan lantai dua bangunan.

Faisal Rizal menyebutkan, hasil uji laboratorium tersebut akan akan keluar paling lama dua minggu kemudian, sehingga nantinya hasil uji tersebut akan diserahkan kepada penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Machfud mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikan tersebut ke Ditreskrimsus Polda Aceh.

“Kami akan selalu siap membantu tim Polda Aceh, dalam mencari data serta keperluan lainnya, dalam mengembangkan kasus tersebut sampai tuntas,” katanya.

Share
Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version