Home Hukum Tim gabungan gagalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu di Aceh
HukumNews

Tim gabungan gagalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu di Aceh

Share
BNN gagalkan peredaran 6,99 kilogram sabu-sabu di Aceh
Ilustrasi, para pelaku yang diduga menyelundup narkoba jenis sabu 101 kilogram dari Malaysia dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (3/11/2020). FOTO: Muhammad Fadhil/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Aparat keamanan dikabarkan kembali menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu di perairan Aceh, Kamis (15/2/2024).

Informasi yang diperoleh popularitas.com, Jumat (16/2/2024), penggagalan ini dilakukan tim oleh gabungan dari bea cukai dan kepolisian.

Dikabarkan, petugas menangkap sejumlah pelaku di perairan Krueng Geukuh usai mengambil 40 kilogram sabu dari negara tetangga.

Adanya pengungkapan ini juga dibenarkan oleh salah seorang aparat kepada popularitas.com. Namun dirinya belum dapat berkomentar banyak.

“Benar, operasi bersama, masih ditangani lebih lanjut,” ucap sumber terpercaya yang tak ingin identitasnya disebutkan ini.

Hingga berita ini tayang, belum diperoleh informasi lanjut terkait kasus penyelundupan narkotika berjumlah besar itu.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version