Home Hukum Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap DPO Terpidana Pemerkosaan Anak
HukumNews

Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap DPO Terpidana Pemerkosaan Anak

Share
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Aceh, Ali Rasab Lubis.
Share

POPULARITAS.COM – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangkap terpidana dalam perkara jarimah pemerkosaan anak yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Ali Rasab Lubis mengatakan terpidana atas nama Suliadi alias Yah Di bin Toke Jali, ini berusia 63 tahun, dan merupakan terpidana DPO Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

“Terpidana ditangkap di tempat persembunyiannya di Kuala Do, Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya,” kata Ali Rasab, Jumat (6/2/2026).

Ali Rasab Lubis menyebutkan Suliadi didakwa melakukan jarimah pemerkosaan anak di rumahnya di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pada Juli 2024.

Namun, dalam persidangan di Mahkamah Syariah Jantho, Kabupaten Aceh Besar, majelis hakim membebaskan Suliadi dari semua dakwaan penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

Atas putusan tersebut, jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Kemudian, Mahkamah Agung memutuskan terdakwa Suliadi bersalah melakukan pemerkosaan anak pada September 2025.

Mahkamah Agung menghukum terdakwa Suliadi dengan hukuman selama 150 bulan penjara. Mahkamah Agung menyatakan terdakwa Suliadi terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Akan tetapi, saat eksekusi putusan Mahkamah Agung, terpidana Suliadi tidak diketahui keberadaannya. Kejaksaan Negeri Aceh Besar menetapkan dan memasukkan namanya dalam DPO,” kata Alir Rasab Lubis.

Tim Kejati Aceh, kata dia, melacak secara intensif sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian terpidana. Berdasarkan hasil kegiatan intelijen, tim tangkap buronan Kejati Aceh akhirnya menangkap terpidana Suliadi di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

“Terpidana sempat berupaya menghindari petugas saat hendak ditangkap. Namun, berkat kesigapan tim, proses penangkapan dalam dilakukan dengan aman dan terkendali,” kata Ali Rasab Lubis.

Selanjutnya, terpidana dibawa ke Kantor Kejati Aceh di Banda Aceh. Kemudian, diserahkan kepada tim Kejaksaan Negeri Aceh Besar guna pelaksanaan eksekusi berdasarkan putusan pengadilan.

Kejati Aceh, kata dia, mengimbau semua tersangka maupun terpidana yang masuk DPO untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah Juga Tinjau Sejumlah Infrastruktur dan Kondisi Sungai di Bireuen dan Aceh Utara

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), melakukan peninjauan sejumlah infrastruktur...

NewsSepakbola

Catat Sejarah,  Indonesia Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026

POPULARITAS.COM – Emil Audero, menjadi sosok penentu raihan gelar juara FIFA ASEAN...

News

6 Trik agar Pengajuan Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan Lolos Verifikasi

POPULARITAS.COM – Pinjaman UMKM online tanpa jaminan perlu melewati tahap verifikasi meski...

News

Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMAN 3 Banda Aceh Naik ke Tahap Penyidikan

POPULARITAS.COM – Polresta Banda Aceh meningkatkan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar...

Exit mobile version