Home Aceh dalam Data Titik Panas di Aceh Tak Terpantau Satelit
Aceh dalam DataNews

Titik Panas di Aceh Tak Terpantau Satelit

Share
Trubus News - Trubus.id
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat mengungkapkan, bahwa satelit Terra maupun Aqua tidak memantau titik panas, meski hari sebelumnya terdapat 12 titik di wilayah Aceh.

“Pagi ini, nihil. Kosong sama sekali untuk titik panas di Aceh,” ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Blangbintang, Aceh, Zakaria melalui sambungan telepon seluler dari Kutacane, Aceh Tenggara, Jumat (16/2/2018) seperti dilansir Antara Aceh.

Ia melanjutkan, padahal kemarin atau Kamis, (15/2/2018), dua satelit yang mengeluarkan sensor modis terdeteksi 12 titik panas atau meningkat secara drastis dari jumlah sebelumnya cuma tiga titik di provinsi tersebut.

Belasan titik panas tersebut, tersebar pada enam kabupaten/kota di provinsi paling ujung Utara di Sumatera, dan enam titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan atas potensi kebakaran hutan dan lahan di atas 71 persen.

Termasuk terdapat dua titik panas yang patut diduga sebagai titik api berada di Kabupaten Aceh Selatan, lebih tepatnya di Kecamatan Trumon Timur karena miliki tingkat kepercayaan di atas 81 persen.

“Satelit cuma mendeteksi delapan titik panas di Sumatera, dan dua titik diantaranya memiliki tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan di atas 81 persen di luar Aceh,” kata Zakaria.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh Muhammad Nur mengatakan, peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Aceh selalu terulang dalam sepuluh tahun terakhir.

“Kalau mulai terbakar itu, sejak tahun 2007. Tapi yang pernah sampai pengadilan, cuma ada beberapa kasus,” ucap Nur.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya tahun 2016 mengatakan, akan memperketat pengawasan di wilayah Aceh dan Kalimantan Selatan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

“Saya memang harus hati-hati, sekarang berarti menjaga Aceh dan Kalsel (Kalimantan Selatan). Selama ini saya hanya berpikir menjaga Riau, Sumsel (Sumatera Selatan),” kata Siti.

“Sumsel memang kami sering jaga, Kalbar (Kalimantan Barat) juga kami jaga. Tapi di awal-awal Aceh sama Sumsel saya luput. Saya akan perhatikan,” ujar Menteri Siti.[acl]

Share
Tulisan Terkait
News

Mahesa Fitriadi Dilantik jadi Pangdam Iskandar Muda Aceh

POPULARITAS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Tandyo Budi Revita,...

NewsSepakbola

Menang di Semarang, Kini Persiraja Fokus Amankan Tiga Poin di Kandang

POPULARITAS.COM – Pelatih Persiraja Banda Aceh, M. Ridwan, mengingatkan anak asuhnya agar...

News

Adik Mantan Kepala BNPB Korupsi Dana Bencana Karhutla hingga Banjir Aceh

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dana siap pakai (DSP) kebencanaan...

News

Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

POPULARITAS.COM – Kualitas udara di Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh berada...

Exit mobile version