POPULARITAS.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Azhari menyebutkan, data tren pernikahan di Aceh terus menurun dalam enam tahun terakhir.
“Dari beberapa tahun terakhir memang trennya menurun, tapi secara nasional tahun ini ada sedikit naik dibandingkan tahun lalu,” kata Azhari, Rabu (21/1/2025).
Berdasarkan data Kemenag Aceh, Azhari mengatakan jumlah pernikahan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 42.213 pasangan. Angka tersebut kemudian menurun menjadi 41.044 pasangan pada 2021.
Kemudian, tren penurunan berlanjut pada 2022 dengan 39.540 pasangan, 2023 sebanyak 36.133 pasangan, dan 2024 hanya 33.292 pasangan.
“Sementara pada 2025, jumlah pernikahan kembali turun menjadi 31.663 pasangan,” ujarnya.
Selain itu, Azhari menjelaskan penurunan angka pernikahan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya, perubahan regulasi terkait batas usia minimal calon mempelai.
“Perubahan umur calon mempelai laki-laki dan perempuan dulu 17 tahun. Sekarang perempuan baru boleh menikah itu umurnya 19 tahun. Jadi naik umur itu juga mempengaruhi angka pernikahan,” ujarnya.
Namun terkait anggapan mahalnya harga emas sebagai penyebab menurunnya angka pernikahan, Azhari menegaskan pihaknya belum memiliki data yang memastikan hal tersebut.
“Terkait mahal harga emas ini mungkin kita tidak ada data pasti bahwa karena itu angkanya menurun. Tapi yang jelas tren ini dari beberapa tahun memang terus menurun,” pungkasnya.

Leave a comment