Home News Tujuh migran meninggal dunia kedinginan di Laut Tengah
News

Tujuh migran meninggal dunia kedinginan di Laut Tengah

Share
Arsip - Seorang wanita migran yang sedang hamil tampak di atas perahu kayu saat mereka menunggu bantuan Penjaga Pantai Italia di dekat Pulau Lampedusa, Laut Tengah, 1 September 2021. ANTARA/REUTERS/Juan Medina/as
Share

POPULARITAS.COM – Sedikitnya tujuh migran yang berada di atas sebuah perahu menuju Pulau Lampedusa di Laut Tengah tewas akibat hipotermia, kantor berita Italia ANSA melaporkan, Selasa (25/1/2022).

Penjaga pantai malam-malam melihat perahu itu sekitar 50 km dari pantai Lampedusa dan menemukan tiga jenazah di atasnya, sedangkan empat orang meninggal beberapa saat sebelum perahu merapat ke pelabuhan, kata ANSA.

Wali Kota Lampedusa Salvatore Martello membenarkan jumlah korban tewas dan mengatakan perahu itu membawa 280 orang, sebagian besar dari Bangladesh dan Mesir.

Italia, rute utama ke Eropa bagi ratusan ribu pencari suaka dan migran lainnya, telah mencatat peningkatan jumlah perahu migran dalam beberapa bulan terakhir.

Hingga 24 Januari, 1.751 migran tiba di pelabuhan-pelabuhan Italia tahun ini, menurut data pemerintah. (Reuters/Antara)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

Exit mobile version