POPULARITAS.COM – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, menegaskan komitmen kampus dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas sebagai salah satu prioritas UIN Ar-Raniry tahun 2025.
“Langkah ini sederhana, tetapi sangat berarti bagi mereka,” kata Mujiburrahman di Banda Aceh, Jumat, Februari 2024.
Mujiburrahman mengungkapkan pentingnya memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk menyediakan juru bahasa isyarat di masjid kampus untuk memudahkan tuna rungu dalam menjalankan shalat Jumat.
Selain itu, kata Mujiburrahman, pihaknya berkomitmen memfasilitasi pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas, termasuk bantuan biaya bagi yang kurang mampu melalui ITF UIN Ar-Raniry.
“Sebagai tindak lanjut, kampus akan membentuk Unit Layanan Disabilitas pada 2025,” ujarnya.
Baca Juga: Tak ada mahasiswa, UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan tutup sejumlah program studi
Mujiburrahman berharap langkah ini dapat menjadi contoh dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas, baik di kampus maupun masyarakat luas.
Sementara, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Nashriyah, sangat mengapresiasi komitmen UIN Ar-Raniry dalam menjadikan isu gender dan disabilitas sebagai prioritas dalam pengembangan kampus.
“Ini adalah langkah yang sangat penting untuk mewujudkan visi UIN Ar-Raniry sebagai World Class University yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Nashriyah.
Senada dengan itu, Kepala LP2M UIN Ar-Raniry, Dr Jasafat, juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah konkret yang diambil oleh UIN Ar-Raniry tersebut.
“Ini bukan hanya wacana, tetapi akan menjadi aksi nyata yang akan berdampak besar bagi kalangan disabilitas dan masyarakat luas,” ungkap Jasafat.

Leave a comment