Home News Update BNPB: Korban Tewas Bencana Sumatera 1.180 Orang
News

Update BNPB: Korban Tewas Bencana Sumatera 1.180 Orang

Share
Anggota TNI mengantarkan bantuan logistik ke daerah terisolir akibat banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah.
Share

POPULARITAS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi tersebut terjadi sejak akhir November 2025 dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa dalam jumlah besar.

Berdasarkan data terbaru BNPB per Minggu (11/1/2026) pagi, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera mencapai 1.180 orang. Selain itu, 145 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Hingga kini, sekitar 238.000 jiwa masih mengungsi akibat kerusakan tempat tinggal dan ancaman bencana susulan.

BNPB mencatat bencana tersebut telah merusak 175.126 rumah warga yang tersebar di 53 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53.432 rumah rusak berat, 45.106 rumah rusak sedang, dan 76.588 rumah rusak ringan.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada permukiman warga, tetapi juga menyasar fasilitas publik vital. BNPB melaporkan 215 fasilitas kesehatan, 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 776 jembatan, serta 2.056 ruas jalan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap akses pelayanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi logistik di wilayah terdampak.

Dari ketiga provinsi terdampak, Aceh mencatatkan jumlah korban jiwa paling tinggi, yakni 544 orang meninggal dunia, sementara 31 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Selanjutnya, Sumatera Utara melaporkan 372 korban meninggal dan 42 orang masih hilang. Adapun Sumatera Barat mencatat 264 korban meninggal dunia dengan 72 orang belum ditemukan.

Jika dirinci berdasarkan kabupaten/kota, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 230 orang. Disusul Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan 194 korban meninggal, serta Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang mencatat 129 korban tewas.

BNPB bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan upaya penanganan darurat, pencarian korban hilang di Aceh, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version