Home News Update Corona di Aceh: Positif 2041, Meninggal Dunia 81
News

Update Corona di Aceh: Positif 2041, Meninggal Dunia 81

Share
DPRK Usulkan Pemko Uji Usap 5.000 Warga di Banda Aceh
Ilustrasi, Tes Swab, 54 Warga Lhokseumawe Negatif Corona. (popularitas/Risky)
Share

POPULARITAS.COM – Pasien yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Aceh terus bertambah. Dilansir dari web resmi Dinas Kesehatan Aceh, jumlah pasien positif, Senin (7/9/2020) mencapai 2041 kasus. Bertambah 19 kasus dari hari sebelumnya.

Adapun 19 pasien tersebut berasal dari Aceh Barat, Pidie, Bireuen dan Pidie Jaya masing-masing 1 kasus, Aceh Besar 4 kasus, Banda Aceh 5 kasus dan dari luar daerah 1 kasus.

Sehingga, secara kumulatif, pasien positif corona di Aceh mencapai 2041 orang. Dengan rincian, 700 sembuh, 1260 dirawat di rumah sakit rujukan dan 81 meninggal dunia.

Sementara orang dalam kontak erat hari hari ini secara kumulatif sebanyak 2544. Selesai masa pemantauan 2450 dan proses pemantauan 94 orang.

Sedangkan pasien kasus suspek hari ini berjumlah 301. Dengan rincian 233 telah selesai pengawasan dan sudah dipulangkan, 51 dirawat dan 17 meninggal dunia.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version