Home Kesehatan Update Covid-19 Aceh: ODP 1.861
KesehatanNews

Update Covid-19 Aceh: ODP 1.861

Share
Isolasi Mandiri Saling Menjaga Putuskan Penyebaran Covid-19
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan pernyatan pers terkait perkembangan Corona Virus di Aceh, Selasa, 07/04/2020. (ist)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Orang dalam pemantauan (ODP) di Aceh terus bertambah. Hingga hari ini, 29 April 2020, ODP bertambah 22 orang jadi total saat ini mencapai 1.861 kasus.

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, data itu berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di 23 kabupaten/kota di Aceh.

Kata dia, jumlah kumulatif ODP Aceh menjadi sebanyak 1.861 kasus. ODP dalam proses pemantauan sebanyak 298 kasus dan yang telah usai pemantauan sebanyak 1.563 kasus, urainya.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjut dia, bertambah 1 kasus hari ini dan secara kumulatif menjadi 86 kasus. Dari jumlah tersebut, PDP yang pulang dari perawatan dan sehat sebanyak 70 kasus, yang masih dirawat di rumah sakit rujukan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sebanyak 15 kasus.

Ia menambahkan, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh masih seperti data kemarin, sebanyak 9 orang, yakni 4 orang dalam penangan medis, 4 orang telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. Kasus meninggal dunia lainnya pada Maret 2020 lalu seorang PDP dan hasil konfirmasi uji swab-nya, negatif Covid-19.

Ia menyampaikan data rapid test yang dilaporkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Bidang Kesehatan Pemerintah Aceh. Rapid test telah dilakukan terhadap 3.724 orang di seluruh kabupaten/kota, dan ditemukan sebanyak 22 hasilnya positif.

“Hasil rapid test belum final, perlu diambil cairan tenggorokan dan hidung untuk di uji lagi dengan real time polymerse chain reaction, RTPCR ,” kata SAG mengingatkan.

Karena itu, ia berharap masyarakat tidak panik, tidak memberikan stigma buruk terhadap mereka yang hasil rapid test-nya positif. Bahkan, yang sudah konfirmasi positif Covid-19 pun harus diperlakuan dengan baik. Setip penyakit yang menimpa kita bukanlah aib, melainkan ujian atau cobaan dari Allah SWT,” ujarnya. (dani/rel)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...

Exit mobile version