POPULARITAS.COM – Aksi nekat seorang balita berusia 2 tahun di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, viral di media sosial. Bocah bernama Rizki itu menjadi sorotan setelah terlihat memanjat hingga ke atap rumah tanpa pengawasan orang dewasa.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit yang beredar, Rizki tampak tengkurap di atas genteng dan tidak mampu turun sendiri. Aksinya memicu perhatian warga sekitar dan warganet, yang menyebutnya layaknya “Spiderman” karena keberaniannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (23/4/026) sekitar pukul 10.00 Wita. Berdasarkan keterangan ibunya, Eliza, Rizki sebelumnya bermain sendiri di sekitar rumah sebelum akhirnya naik ke atap melalui kandang ayam di samping rumah.
Tahunya sudah di atas. Sebelumnya dia bermain sendiri di luar,” ujar Eliza.
Eliza mengaku tidak mengetahui langsung saat anaknya naik ke atap. Ia baru menyadari setelah diberi tahu oleh tetangga yang melihat kejadian tersebut.
“Saya dikasih tahu tetangga. Dia memang anaknya aktif,” katanya.
Dalam video, Rizki terlihat berada cukup lama di atas genteng dalam posisi tengkurap. Menurut Eliza, anaknya berada di atap selama sekitar satu jam, sehingga membuat keluarga panik.
“Lumayan lama, sekitar satu jam. Kami panik, akhirnya diturunkan pakai tangga,” ungkapnya.
Proses evakuasi akhirnya dilakukan oleh keluarga dibantu warga sekitar menggunakan tangga sederhana. Beruntung, Rizki berhasil diturunkan dengan selamat tanpa mengalami luka serius.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, mengingatkan orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama balita yang sedang aktif.
“Bagi orang tua yang memiliki anak kecil seperti adik Rizki, supaya lebih berhati-hati menjaga anaknya. Karena kita tidak tahu keaktifan anak seperti apa, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk memastikan keamanan lingkungan bermain anak. Akses berbahaya, seperti jalur menuju atap rumah, perlu ditutup guna mencegah kejadian serupa.

Leave a comment