Home News Wali Kota Banda Aceh Imbau Warga Waspadai COVID-19
News

Wali Kota Banda Aceh Imbau Warga Waspadai COVID-19

Share
15 Dokter Masih Isolasi Mandiri di Aceh
Ilustrasi. Foto klildokter.com
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Wali Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh Aminullah Usman mengimbau warganya tetap mewaspadai wabah virus COVID-19 yang telah positif diderita sebanyak 96 warga di Tanah Air, delapan orang di antaranya sembuh dan lima meninggal dunia.

“Sejauh ini, belum ada kasus yang ditemukan di Banda Aceh. Tapi kita tetap perlu meningkatkan kewaspadaan,” kata Aminullah di Banda Aceh, Minggu (15/3/2020).

Ia menyebutkan bahwa meski belum ditemukan kasus warga di Banda Aceh maupun Provinsi Aceh secara umum yang terjangkit COVID-19, tapi bukan berarti tidak perlu meningkatkan kewaspadaan.

Apalagi, katanya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo telah memberikan keterangan terkini kasus positif COVID-19 berjumlah 96 pasien di Kantor Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Wali kota lantas menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan dengan meminta warga kota mempraktikkan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan dengan benar, dan menggunakan sabun setiap selesai aktivitas.

Kemudian menjaga kebersihan lingkungan, memperbanyak minum air putih, mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran hingga menghindari berpergian ke tempat yang beresiko tinggi, karena telah ditemukan adanya kasus terjangkit virus COVID-19.

“Setelah upaya-upaya pencegahan tersebut dilakukan, yang paling penting adalah berdoa memohon kepada Allah SWT agar kita dijauhkan dari COVID-19 ini,” katanya.

“Apalagi kita sebagai umat Islam yang selalu menjaga wudhu agar senantiasa selalu bersih,” kata Aminullah.

Sementara itu dr Audi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh pada kegiatan zikir dan pengajian rutin di pendopo wali kota Banda Aceh pekan ini menjelaskan tentang virus COVID-19, dampak yang ditimbulkan hingga cara-cara pencegahan kepada jamaah.

Menurutnya COVID-19 ini menular ke manusia, namun tidak seganas virus MERS yang terjadi beberapa tahun lalu dan menggemparkan dunia.

“MERS bahkan dulu bisa menyebabkan kematian hingga 43 persen, tapi corona hanya 3-5 persen. Artinya dari kasus yang ada, misalnya dari 100 orang dinyatakan ‘suspect’ (diduga) positif corona, 3 sampai 5 orang saja yang meninggal dunia,” katanya.

“Itu pun yang meninggal karena ada faktor-faktor lain, seperti berusia lanjut, gangguan paru-paru, DM (diabetes melitus), dan sebagainya. Jadi kita tidak perlu panik. Waspada harus, panik jangan,” demikian dr Audi.[ANT]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version