Home News Wali Kota Banda Aceh Minta Keuchik Rancang Pembangunan Ramah Perempuan dan Anak
News

Wali Kota Banda Aceh Minta Keuchik Rancang Pembangunan Ramah Perempuan dan Anak

Share
Share

 – Wali Kota Banda Aceh, Aminulah Usman meminta para keuchik di Banda Aceh dapat merancang program pembangunan gampong yang ramah terhadap perempuan dan anak.

Permintaan ini disampaikan Aminullah usai mengikuti acara Deklarasi Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak sebagai Strategi Akselerasi Pencapaian SDGs Desa secara virtual dari Pendopo Wali Kota, Rabu (11/11/2020).

Program tersebut dicanangkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) bersinergi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh para Gubernur, Bupati/Wali Kota di seluruh Indonesia.

Di pendopo, Wali Kota sendiri didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Dwi Putrasyah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Cut Azharida.

Ia memastikan Pemko Banda Aceh siap mendukung dan merealisasikan program dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak.

Kata Aminullah, program tersebut menjadi penting dalam membumikan SDGs Global menjadi tujuan pembangunan berkelanjutan, dimana SDGs Desa berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Di Banda Aceh sendiri, Pemko selalu memberi ruang bagi perempuan menyampaikan aspirasi yang kemudian ditampung untuk dibawa ke Musrenbang kota. Ini menjadi bahan bagi Pemko merancang pembangunan berbasis aspirasi perempuan,” ungkap Aminullah.

Karenanya, kepada para Keuchik ia mengimbau agar dapat memberi ruang lebih banyak bagi perempuan dalam pembangunan gampong.

“Dengan begitu, realisasi pembangunan akan mampu menjawab kebutuhan kaum perempuan. Artinya akan hadir gampong yang ramah terhadap perempuan,” ujar Aminullah.

Pada deklarasi ini, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar mengajak semua untuk bersinergi membangun desa yang ramah perempuan.

Ia menyampaikan, seluruh aspek pembangunan yang digagas PBB sejak pendirian hingga kini diterapkan, seluruh warga Desa harus menjadi pemanfaatnya, tidak ada terlewatkan.

Abdul Halim Iskandar kemudian menyebut program tersebut bertujuan untuk pembangunan Nasional, yakni mewujudkan Desa tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, layak air bersih dan sanitasi, berenergi bersih dan terbarukan, infrastruktur dan inovasi sesuai kebutuhan, warganya sehat dan sejahtera, menerima pendidikan berkualitas serta perempuan berpartisipasi.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati berharap Kepala Desa dan badan Permusyawaratan Desa dalam merancang program, mulai dari penganggaran hingga pelaksanaannya harus benar-benar dapat mempertimbangkan kesetaraan gender, perspektif perempuan serta pemenuhan hak anak.[ril]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version