Home News Edukasi Wali Nanggroe ingin sistem pendidikan di Aceh contoh Singapura
Edukasi

Wali Nanggroe ingin sistem pendidikan di Aceh contoh Singapura

Share
Wali Nanggroe ingin sistem pendidikan di Aceh contoh Singapura
Kegiatan workshop kementerian Pendidikan Singapura dan para pimpinan serta perwakilan guru SMP di Aceh. FOTO : HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar menegaskan pentingnya penguatan sektor pendidikan sebagai kunci kemajuan Aceh pascakonflik.

Hal disampaikan saat Wali Nanggroe Aceh memfasilitasi kegiatan workshop kementerian Pendidikan Singapura dan para pimpinan serta perwakilan guru SMP di Aceh, khususnya se-Kota Banda Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Jumat (18/7/2025). 

“Apa yang kita lakukan ini sudah lama sekali dinanti-nanti dan sangat perlu sekali,” kata Malik Mahmud Al-Haytar.

Malik Mahmud mengatakan bahwa tantangan dunia pendidikan masih menjadi fokus utama pemerintah dan pemangku kepentingan, termasuk Lembaga Wali Nanggroe yang aktif menjajaki berbagai bentuk kerjasama luar negeri.

Malik Mahmud menekankan Aceh memiliki peluang besar dalam membangun sektor pendidikan berdaya saing, mengingat status keistimewaan yang dimiliki sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Bahkan, kata Malik Mahmud, keistimewaan tersebut mencakup bidang politik, ekonomi, hukum, hingga pendidikan, yang memungkinkan Aceh menjalin kerjasama pendidikan internasional dalam bentuk program beasiswa, pertukaran pelajar, magang, pelatihan guru, hingga perbaikan kurikulum.

“Salah satu bentuk konkret dari upaya tersebut adalah pelaksanaan FGD dan lokakarya pendidikan bersama,” ujarnya.

Malik Mahmud juga menyoroti keberhasilan Singapura sebagai negara kecil tanpa kekayaan alam yang mampu menjadi raksasa ekonomi dunia berkat kepemimpinan yang visioner dan pengelolaan negara yang efisien.

“Singapura itu negaranya kecil, tidak ada kekayaan alam seperti Aceh, tapi mereka punya pemimpin yang punya visi jauh ke depan dan berhasil menata kelola negaranya dengan baik. Maka kita lihat sekarang ekonominya sangat maju,” jelasnya.

Malik Mahmud menyakini bila sektor pendidikan dikelola dengan baik, Aceh akan mampu melahirkan generasi pemimpin berkualitas yang mampu membawa daerah ini bersaing di tingkat regional dan internasional.

“Saya minta agar Pemerintah Aceh, melalui dinas terkait, untuk segera menindaklanjuti peluang kerjasama ini agar membawa dampak nyata bagi kemajuan pendidikan Aceh,” ucapnya.

Sementara itu, Manajer Utama Kementerian Pendidikan Singapura Willy Kurniawan mempresentasikan sistem pendidikan mereka, termasuk peluang beasiswa dan program pertukaran pelajar yang bisa diakses oleh siswa dan institusi pendidikan di Aceh.

“Kami ingin mengeksplorasi potensi kerjasama dengan sekolah-sekolah di Aceh, mengenal lebih dekat para pimpinan pendidikan di Banda Aceh, sekaligus memperkenalkan program-program kami termasuk beasiswa dari Kementerian Pendidikan Singapura,” kata Willy Kurniawan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

POPULARITAS.COM – Sebanyak 12 sekolah di Kabupaten Aceh Tengah masih melaksanakan kegiatan...

EdukasiNews

Mengenal Kaha, Transportasi Kota Banda Aceh Tempo Dulu

POPULARITAS.COM – Kaha nyaris tidak lagi diketahui. Bahkan banyak generasi muda di...

Edukasi

256.369 pelajar lulus SNBT 2026 di 145 perguruan tinggi negeri di Indonesia, berikut link pengumumannya

POPULARITAS.COM – Sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)...

Edukasi

UTBK-SNBT 2025 perguruan tinggi diumumkan hari ini, simak cara mengeknya

POPULARITAS.COM – Pengumuman ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes (UTBK-SNBT)...

Exit mobile version