Home Kriminalitas Warga Abdya Tertipu Modus Jastip Tukar Uang Baru Lebaran
KriminalitasNews

Warga Abdya Tertipu Modus Jastip Tukar Uang Baru Lebaran

Share
Share

POPULARITAS.COM – Maksud hati ingin menukar uang pecahan kecil untuk THR, namun apa daya, sejumlah warga di Aceh Barat Daya tertipu oleh pelaku jasa titip tukar uang.

Jelang Idul Fitri, permintaan uang pecahan baru biasanya meningkat. Namun kondisi ini diduga dimanfaatkan seorang perempuan berinisial NS untuk menjalankan modus penipuan berkedok jasa titip (jastip) penukaran uang.

Perempuan berparas cantik dan berkulit putih asal Sumatera Utara itu, diduga berhasil meraup ratusan juta rupiah dari sejumlah korban, termasuk warga Aceh Barat Daya (Abdya). NS pernah menetap dan menempuh pendidikan di Bumi Breuh Sigupai, sehingga sejumlah warga, termasuk teman lama dan orang yang pernah mengenalnya, tidak menyangka ikut menjadi korban.

Informasi yang dihimpun Popularitas.com menyebutkan, aksi tersebut bermula ketika NS melakukan siaran langsung (live) di media sosial.

Dalam siaran itu, ia menawarkan jasa penukaran uang baru pecahan kecil yang biasanya dibagikan kepada anak-anak saat Hari Raya Idul Fitri.

Ia mengaku dapat menyediakan berbagai pecahan uang baru, mulai dari Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000 hingga Rp50.000.

Untuk jasanya, NS mematok tarif Rp10 ribu untuk setiap Rp1 juta uang yang ditukar dan berlaku untuk kelipatan berikutnya.

Tawaran tersebut membuat banyak orang tertarik. Sejumlah warga kemudian mentransfer uang kepada pelaku dengan harapan mendapatkan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran.

Namun, hingga waktu yang dijanjikan, uang pecahan baru tersebut tidak pernah diterima para pelanggan.

Salah seorang korban warga Blangpidie mengaku uang yang dikirim kepada pelaku dilakukan secara bertahap. Ia juga menyebut jumlah korban diduga cukup banyak.

“Iya benar, saya kirim bertahap. Korbannya juga banyak, bahkan ada yang sampai Rp200 juta lebih,” ujar korban kepada Popularitas.com, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, laporan ke pihak kepolisian juga dilakukan oleh salah satu korban lain yang memiliki kedekatan dengan pelaku.

“Yang melaporkan ke Poltabes itu juga korban. Rumahnya, berdekatan dengan tempat tinggal pelaku di Medan, sehingga korban sempat percaya. Bahkan korban itu, juga sempat ingin membuka jastip penukaran uang dalam jumlah kecil, sekitar Rp500 ribu dengan biaya jasa Rp10 ribu, dengan variasi pecahan dari Rp2 ribu sampai Rp20 ribu,” katanya.

Banyak orang tertarik menggunakan jasa NS karena penukaran uang melalui layanan resmi Bank Indonesia terbatas, biasanya hanya Rp5 juta sampai Rp10 juta.

“Kami pikir dia punya relasi di bank, apalagi di Medan banyak bank. Ditambah lagi dia menawarkan jasa itu lewat live, jadi orang-orang percaya saja,” tambah korban.

Dengan cara tersebut, kata dia, banyak warga akhirnya mempercayakan uang kepada pelaku dengan harapan mendapatkan pecahan uang baru untuk kebutuhan Lebaran.

Seorang warga yang mengenal pelaku mengaku sebenarnya sudah menaruh curiga saat melihat siaran langsung tersebut. Namun ia memilih diam, karena khawatir ucapannya dianggap sebagai pencemaran nama baik.

“Saat live itu saya tidak berani menegur warga yang ingin menukar uang kepada pelaku. Takut dianggap pencemaran nama baik, apalagi disampaikan di siaran langsung. Saya sempat berpikir mungkin dia sudah berubah. Tapi ternyata dia memang berani dan nekat menipu orang,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pelaku sebelumnya pernah memiliki persoalan terkait uang dan emas milik ibu tirinya sebelum akhirnya berada di Medan.

“Setahu saya, dulu dia juga pernah bermasalah soal uang dan emas milik mamak tirinya. Rumah mamak tirinya, memang di samping rumah saya, jadi saya cukup mengenal sosok pelaku. Mungkin karena itu juga sekarang dia berada di Medan,” pungkasnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...

Exit mobile version