POPULARITAS.COM – Pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kondisi rumah dan fasilitas umum, khususnya bangunan sekolah, dilaporkan rusak parah dan tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Untuk mencegah terhambatnya proses pendidikan, warga Desa Kuta Teungeuh dan Desa Menasah Suak bergotong royong membangun fasilitas sekolah darurat, Sabtu (27/12/2025).
Kepala Desa Kuta Teungeuh, M Yusuf mengatakan, pembangunan sekolah darurat ini menjadi langkah cepat dan mendesak agar anak-anak terdampak banjir tetap dapat bersekolah.
“Pendidikan harus tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat. Kami bersyukur masyarakat sangat kompak dan peduli terhadap masa depan anak-anak,” ujar M Yusuf.
Ia menjelaskan, pembangunan sekolah darurat tersebut telah dimulai sejak Rabu (24/12/2025) lalu dengan melibatkan partisipasi aktif warga serta orang tua siswa.
“Alhamdulillah, proses pembangunan sedang berlangsung. Namun, kami berharap pemerintah segera membangun fasilitas sekolah permanen agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lokasi, lahan yang digunakan untuk pembangunan sekolah darurat memiliki luas 60 x 20 meter dan merupakan tanah pinjam pakai milik kepala desa setempat.
M Yusuf menegaskan, keberadaan sekolah darurat ini sangat penting untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabanjir.
“Sekolah darurat diharapkan dapat menyediakan ruang belajar sementara yang layak, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif sambil menunggu pembangunan gedung sekolah permanen dari pemerintah kabupaten,” pungkasnya.

Leave a comment