Home News Warga Gayo Lues Temukan Mortir Diduga Sisa Perang Kemerdekaan
News

Warga Gayo Lues Temukan Mortir Diduga Sisa Perang Kemerdekaan

Share
Mortir yang ditemukan warga di aliran sungai, di Gayo Lues. (ist)
Share

GAYO LUES (popularitas.com) – Warga Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues digegerkan dengan penemuan satu mortir jenis A60 yang diperkirakan peninggalan sisa perang kemerdekaan.

Kapolres Gayo Lues. AKBP Rudi Setiawan mengatakan bom tersebut kini diamankan tim jihandak Brimob Polda Aceh.

“Bom mortir seberat lebih kurang 1 kilogram dan panjang 30 sentimeter,” kata Kapolres Gayo Lues, AKBP Rudi Setiawan, Jumat, 6 Desember 2019.

Mortir tersebut, kata dia ditemukan di aliran sungai Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues pada Kamis kemarin. Bom ditemukan oleh masyarakat yang sedang mengambil material batu di lokasi.

Setelah ditemukan, kedua bom mortir ini sempat disimpan di kandang ayam milik warga selama tiga hari. Masyarakat kemudian melaporkan penemuan mortir ke Polsek Putri Betung.

Saat ini, bom tersebut sudah dibawa tim Jihandak Brimob Polda Aceh. (DRA)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

News

Raih penghargaan Pemred Award 2026, Bank Aceh komit bangun komunikasi publik terbuka dan akuntable

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah terus berkomitmen untuk bangun komunikasi publik...

Exit mobile version