POPULARITAS.com – Sejumlah warga korban banjir dan longsor di Aceh Tengah mulai menggelar aksi demo menuntut kesedian stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan beras yang semakin kritis di pasaran. Aksi tersebut dilakukan di kantor Bupati Aceh Tenggah pada Selasa (2/12/2025).
“Saya dari Kecamatan Rusip meninggalkan keluarga karena sudah kelaparan dan tidak ada BBM untuk pulang mengantarkan makanan,” ujar salah satu warga yang menyampaikan kondisi keluarganya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menegaskan pihaknya memahami betul kesulitan yang dialami masyarakat. Namun, ia menjelaskan bahwa sisa stok BBM yang ada saat ini harus dialokasikan untuk kepentingan vital dan darurat.
“Ini adalah derita bersama, tidak ada kepentingan pribadi. Stok yang tersisa adalah untuk prioritas penyelamatan dan pemulihan kita bersama,” kata Haili Yoga.
Menyadari keterbatasan kapasitas daerah, lanjut Yoga, pihaknya juga secara intensif terus menyuarakan permohonan bantuan kebutuhan esensial, khususnya beras dan BBM, kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah meskipun bantuan sudah mulai masuk, kebutuhan esensial masyarakat semakin mendesak. Kapasitas pemerintah daerah sangat terbatas. Tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat, krisis ini akan semakin parah,” ujarnya.
Untuk itu, Yoga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, bersatu, dan terus menyuarakan permohonan bantuan ini melalui saluran resmi yang tersedia.
“Seraya memastikan bahwa Pemkab akan terus berupaya maksimal untuk mendistribusikan bantuan yang masuk secara adil dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Leave a comment