Home News Warga Palestina tuntut Israel bebaskan pelaku mogok makan
News

Warga Palestina tuntut Israel bebaskan pelaku mogok makan

Share
Dua pelajar Palestina berjalan melewati mural bergambar tahanan asal Palestina yang ditahan Israel dan menjalani mogok makan Maher Al-Akhras, di pusat kota Jalur Gaza, Senin (19/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem/NZ/djo/am.
Share

POPULARITAS.COM – Warga Palestina yang melakukan aksi mogok makan selama berbulan-bulan sebagai bentuk protes atas penahanannya oleh Israel, hampir tidak bisa bertahan, kata sang ibu, setelah pengunjuk rasa menuntut agar ia dan sejumlah lainnya dibebaskan.

Berat badan Miqdad al-Qawasmi turun drastis hampir separuhnya sejak 21 Juli ketika mulai menolak makanan dan hanya meminum air garam, menurut keluarganya.

Aksi mogok makan bersama lima tahanan lainnya yang juga berasal dari Tepi Barat yang diduduki untuk menanggapi penahanan adminstratif, di mana Israel dapat menangkap warga Palestina yang dianggapnya sebagai tersangka hingga 60 hari tanpa dakwaan dan memperpajang masa tahanan dengan persetujuan pengadilan.

Pria berusia 24 tahun itu tak mampu berbicara sekaligus menjadi yang paling lemah di antara keenam tahanan.

“Kondisi kesehatannya menurun karena terus-terusan mogok makan, ia berisiko tinggi sakit,” kata ibunya Iman Qawasmi kepada Reuters pekan lalu di ruang ICU rumah sakit Kaplan di Rehovot dekat Tel Aviv.

“…Mengapa tidak ada yang campur tangan untuk menyelamatkan nyawa manusia?”

Qawasni menghabiskan beberapa pekan di rumah sakit sebelum dipindahkan ke klinik penjara Ramle.

Qawasmi ditangkap pada Januari. Petugas keamanan Israel menyebutkan bahwa penahanan adminstarifnya “berdasarkan intelijen yang diajukan ke pengadilan” mengenai keterlibatannya dalam kegiatan yang terkait dengan kelompok Islam Palestina Hamas. Status ini telah ditangguhkan karena ia dirawat di rumah sakit, lanjutnya.

Warga Palestina menggelar aksi protes di Tepi Barat, wilayah yang dicaplok oleh Israel selama perang Timur Tengah 1967, untuk mendukung Qawasni dan lima pelaku aksi mogok makan lainnya.

“Kami meminta Otoritas Palestina agar mengerahkan sumber daya mereka… untuk memastikan solidaritas internasional dengan para tahanan,” ucap pengunjuk rasa Omar Assaf selama aksi protes di Kota Ramallah, Tepi Barat, Selasa.

Terdapat sekitar 500 warga Palestina yang kini ditahan di penjara Israel di bawah penahanan adminstratif, kata pejabat Palestina.

Israel bungkam soal jumlah tahanan yang mereka tangkap. []

Sumber: Reuters

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version