Home Headline Warga Protes Pembangunan Jalan Tol Aceh
HeadlineNews

Warga Protes Pembangunan Jalan Tol Aceh

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Warga Gampong Bueng Simek, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar memprotes pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli, Rabu, 19 Juni 2019. Aksi itu membuat proses pekerjaan proyek jalan tol sempat terhenti selama beberapa jam.

“Tuntutan kita meminta lapangan kerja bagi warga sekitar kecamatan kampung kami. Baik itu kerja sebagai sopir ataupun operator. Cuma itu permintaan kami,” kata koordinator aksi Hasbani.

Dia mengatakan, warga menganggap penanggub jawab proyek itu melanggar perjanjian. Awalnya terang Hasbani, pihak penanggung jawab proyek menyatakan bersedia menerima pekerja lokal, tetapi saat proyek berjalan tidak ada pekerja lokal yang diterima.

Perwakilan PT. Asri Kemasindo, Rudi Atmaja mengatakan akan meneruskan permintaan warga Gampong Bueng Simek ke menajemen perusahaan. “Nanti manajemen yang memutuskan. Dari atas mereka pertimbangkan seperti apa,” katanya.

Rudi menuturkan untuk persyaratan yang dibutuhkan perusahaan terkait permintaan warga menjadi pekerja di bagian supir truk dan operator, perusahaan punya standar kelengkapan seperti SIM B2 Umum, KTP, SKCK, Surat Keterangan Sehat, dan keperluan lainnya.

“Kalau supir mereka harus memiliki syarat sesuai ketentuan umum dan dari perusahaan juga ada standar kerja,” pungkasnya. (ASM)

Share
Tulisan Terkait
KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

Exit mobile version