Home News WFH Seminggu Sekali Dinilai Tak Ganggu Produktivitas Kerja
News

WFH Seminggu Sekali Dinilai Tak Ganggu Produktivitas Kerja

Share
Poto : Ilustrasi
Share

POPULARITAS.COM – Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dinilai tidak akan mengganggu produktivitas kerja secara signifikan, terutama jika diterapkan secara terbatas.

Pakar kebijakan publik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Bonti Wiradinata, menyebut WFH justru menjadi bagian dari transformasi budaya kerja nasional sekaligus mendukung efisiensi energi.

“WFH satu hari dalam seminggu tidak akan mengganggu produktivitas secara signifikan. Bahkan dapat meningkatkan kepuasan kerja karena work life balance,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurut Bonti, kebijakan ini sangat relevan diterapkan pada sektor jasa dan teknologi, yang tidak bergantung pada kehadiran fisik secara penuh di kantor.

Meski demikian, Bonti mengakui masih ada tantangan, terutama pada sektor layanan publik yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Untuk itu, pemerintah didorong mempercepat penerapan konsep integrated digital work (IDW).

Dengan sistem tersebut, kinerja aparatur sipil negara (ASN) tetap dapat dipantau dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Dari sisi ekonomi, kebijakan WFH juga dinilai mampu memberikan efisiensi biaya operasional. Penghematan ini bisa dialihkan untuk investasi teknologi yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dalam jangka panjang.

Selain itu, pengurangan aktivitas kantor juga berpotensi menekan konsumsi listrik secara signifikan. “Dengan asumsi 20-30% tenaga kerja melakukan WFH, konsumsi listrik perkantoran bisa menurun cukup besar,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan penghematan bahan bakar minyak (BBM) tidak otomatis terjadi. Alasannya, ada kemungkinan pegawai tetap bepergian meski sedang menjalankan WFH.

Bonti juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur transportasi publik yang terintegrasi sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi secara menyeluruh. “Tanpa itu, penghematan di hari kerja bisa terbayar oleh peningkatan mobilitas saat akhir pekan,” katanya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Buku ‘Ilmu Kepolisian sebagai Bidang Studi’ karya Dedy Tabrani dibedah di Universitas Indonesia

POPULARITAS.COM – Para akademisi di Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, gelar kegiatan...

InternasionalNews

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

POPULARITAS.COM – Wali Kota Aulnoye-Aymeries, Prancis, Bernard Baudoux, dipukuli pemukim Israel saat...

News

Indonesia dan Malaysia Kompak Batasi Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

POPULARITAS.COM – Indonesia dan Malaysia menunjukkan kesamaan sikap dalam memperkuat perlindungan anak...

InternasionalNews

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

POPULARITAS.COM – Rumor mengejutkan sempat menghebohkan dunia maya setelah beredar kabar mengenai...

Exit mobile version