Home Internasional WHO: Wabah Ebola di Kongo Terbesar Sepanjang Sejarah
InternasionalNews

WHO: Wabah Ebola di Kongo Terbesar Sepanjang Sejarah

Share
WHO. Foto : HO/CNN Indonesia | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan wabah ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) terus menyebar dengan cepat dan kini menjadi yang terbesar dalam sejarah negara tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (1/8/2026), WHO mengungkapkan wabah penyakit akibat virus bundibugyo tersebut semakin memburuk. Kondisi tersebut ditandai dengan penularan yang terus berlangsung, disertai lonjakan jumlah kasus dan korban meninggal dunia.

“Wabah penyakit akibat virus bundibugyo di Republik Demokratik Kongo terus meningkat, dengan penularan yang berkelanjutan serta peningkatan jumlah kasus dan kematian yang terus berlanjut,” bunyi pernyataan WHO.

Mengutip Antara, Minggu (2/8/2026), badan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu menegaskan, wabah tersebut kini telah menjadi wabah ebola terbesar yang pernah tercatat di Republik Demokratik Kongo.

Hingga Kamis (30/7/2026), WHO mencatat terdapat 3.605 kasus terkonfirmasi, termasuk 1.587 kematian. Dengan angka tersebut, tingkat kematian akibat wabah mencapai sekitar 44%.

“Peningkatan jumlah kasus yang terus terjadi, meluasnya penyebaran geografis, dan tingginya angka kematian menunjukkan perkembangan pesat keadaan darurat kesehatan masyarakat ini,” kata WHO.

Dalam sepekan terakhir, tercatat sudah ada 567 kasus baru dengan 296 kematian. WHO menilai angka tersebut menjadi bukti laju penularan virus masih sangat tinggi.

Penyebaran wabah juga terus meluas. Jika sebelumnya terkonsentrasi di Provinsi Ituri, kini virus telah menyebar ke empat provinsi lainnya, yakni Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, dan Tshopo. Secara keseluruhan, sebanyak 49 zona kesehatan di Republik Demokratik Kongo telah terdampak wabah tersebut.

WHO menilai diperlukan peningkatan besar-besaran terhadap upaya penanganan untuk mengendalikan penyebaran virus dan menekan angka kematian.

Sebagai informasi, wabah ebola di Republik Demokratik Kongo telah ditetapkan berstatus darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional oleh WHO pada 17 Mei 2026.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Tambahan TKD Bencana Aceh Baru 27,67 Persen yang Terealisasi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mendorong percepatan realisasi tambahan Transfer ke Daerah...

News

Batal di Monas, TNI Gelar Puncak HUT Ke-81 di Mabes TNI

POPULARITAS.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) membatalkan puncak peringatan HUT ke-81 yang...

EkonomiNews

Suahasil : Pelunasan BLBI Tak Kurangi Hak Tagih Negara kepada Obligor dan Debitur

POPULARITAS.COM – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas...

News

Hendak Pulang ke Indonesia, Warga Lhokseumawe Hilang Kontak di Arab Saudi

POPULARITAS.COM – Muhammad Iksan (25), warga Kota Lhokseumawe, Aceh, dilaporkan hilang kontak...

Exit mobile version