Home News 13 rumah di Bener Meriah hancur dihantam puting beliung 
News

13 rumah di Bener Meriah hancur dihantam puting beliung 

Share
13 rumah di Bener Meriah hancur dihantam puting beliung 
Sejumlah rumah di dua desa di Bener Meriah yang rusak akibat dihantam angin puting beliung, Jumat (17/11/2023). FOTO : BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Bencana alam angin puting beliung, hancurkan 13 rumah di di dua desa di Bener Meriah, Aceh. Peristiwa itu terjadi, Jumat (17/11/2023) sekira pukul 17.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas, dalam keterangannya mengatakan, 13 rumah yang hancur tersebut, terdapat di dua desa, yakni Wih Pesam dan Wonosobo.

Dari data yang berhasil dihimpun pihaknya, selain menghancurkan rumah warga, angin puting beliung itu juga merusak warung kopi dan Rutan Klas IIB Bener Meriah, terang Ilyas.

Ia pun merincikan, 13 rumah warga yang rusak, 9 terletak di Desa Wonosobo yang merupakan kompleks perumahan Kodim 0119/Bener Meriah dan 4 rumah di Wih Pesam. “Untuk korban terdampak masih dalam pendataan, BPBD setempat juga masih melakukan penanganan lanjut,” katanya.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version