Home News 26 senjata sisa konflik Aceh dimusnahkan
News

26 senjata sisa konflik Aceh dimusnahkan

Share
26 senjata sisa konflik Aceh dimusnahkan
26 senjata sisa konflik Aceh dimusnahkan di Rindam IM, Aceh Besar, Kamis (12/1/2023). Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan memimpin pemusnahan senjata rakitan di Lapangan Tembak Pistol Ridam IM, Aceh Besar, Kamis (12/1/2023).

Mohamad Hasan dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023) menyampaikan, 26 pucuk senjata rakitan tersebut merupakan hasil dari pembinaan teritorial komsos dan sisa konflik yang diamankan oleh satuan jajaran Kodam Iskandar Muda.

“Senjata yang dimusnakan seluruhnya 26 pucuk senjata rakitan,” sebut Mohamad Hasan.

Ia merincikan bahwa 26 pucuk senjata itu diperoleh dari Korem 012/Teuku Umar sebanyak 8 pucuk, Korem 011/Lilawangsa sebanyak 2 pucuk, Kodim 0101/KBA sebanyak 1 pucuk, Kodim 0117/Aceh Tamiang sebanyak 1 pucuk.

Kemudian, sebut Mohamad Hasan, Brigif 25/Siwah sebanyak 2 pucuk, Rindam IM sebanyak 2 pucuk dan Denmadam IM staf Intel sebanyak 7 pucuk.

“Selanjutnya ada 69 pucuk senjata standar yang nantinya akan dimusnahkan di Gudpusjat 2 Puspalad Sidoarjo,” ucap Mohamad Hasan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

Exit mobile version