Home Internasional 50 ribu orang dinyatakan hilang usai gempa di Venezuela
Internasional

50 ribu orang dinyatakan hilang usai gempa di Venezuela

Share
Gempa Venezuela : korban tewas hampir 1.000 orang
Foto seorang anak perempuan dalam bingkai terlihat di antara puing-puing di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, pada 25 Juni 2026. FOTO : Xinhua/Marcos Salgado
Share

POPULARITAS.COM – 50 ribu orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan usai gempa kembar di Venezuela, Rabu 24 Juni 2026. Sementara itu, 920 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Wilayah pesisir La Guaira, yang terletak tidak jauh dari ibu kota Caracas, menjadi kawasan yang mengalami kerusakan paling parah.

Deretan gedung apartemen, permukiman, hingga fasilitas publik runtuh dan berubah menjadi tumpukan puing. Tim penyelamat dari berbagai negara kini berjibaku mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Kepala Bantuan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Tom Fletcher, mengatakan operasi penyelamatan menghadapi tantangan yang sangat berat.

Selain luasnya area terdampak, gempa susulan dan kondisi bangunan yang tidak stabil terus mengancam keselamatan para petugas.

“Ini adalah respons darurat yang sangat, sangat kompleks,” kata Fletcher, dikutip Minggu, 28 Juni 2026.

Di tengah keterbatasan alat berat, banyak keluarga korban dan relawan terpaksa melakukan pencarian secara manual.

Salah satunya Marjosly Salazar, yang kehilangan putrinya yang berusia 16 tahun dan hingga kini masih mencari bayi berusia lima bulan serta seorang kerabatnya yang hilang.

“Tolong, kami butuh bantuan di sini. Kami butuh mesin untuk mulai mengangkat tiang-tiang itu. Kami belum melihat pejabat pemerintah di sini, sama sekali tidak ada,” kata dia.

Kemarahan publik terhadap lambannya respons pemerintah juga mulai terlihat.

Pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mendapat cemoohan saat mengunjungi salah satu kawasan terdampak di Caracas. Warga yang berkumpul di sekitar bangunan runtuh meneriakkan protes keras.

“Pemerintah tidak melakukan apa pun untuk rakyat,” seru mereka dari balik garis pengamanan.

Sementara itu, peluang menemukan korban selamat di sejumlah lokasi semakin menipis. Pemimpin tim penyelamat asal Chile, Nadiomar Polanco, mengungkapkan kondisi sebuah kompleks apartemen di La Guaira yang hampir sepenuhnya rata dengan tanah.

“Sayangnya, bangunan tersebut runtuh total, dan kecil kemungkinan menemukan korban selamat. Upaya kini difokuskan pada evakuasi jenazah para korban meninggal,” kata dia.

PBB menyebut sedikitnya 17 negara telah mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan ke Venezuela, termasuk Spanyol, Swiss, Kolombia, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Internasional

Trump : Selat Hormuz akan masuk wilayah teritorial Amerika Serikat

POPULARITAS.COM – Selat Hormuz yang selama ini jadi wilayah sengketa, antara sejumlah...

InternasionalNews

Prancis Sahkan Hak Akhiri Hidup dengan Bantuan Medis

POPULARITAS.COM – Lembaga otoritas konstitusional tertinggi Prancis resmi menyetujui seluruh isi undang-undang...

InternasionalNews

Pria Ini Pecahkan Rekor Dunia Lari Maraton 372 Hari Berturut-turut

POPULARITAS.COM – Li Shuangyong, pria berusia 41 tahun asal Provinsi Shandong, China,...

InternasionalNews

Singapore Airlines Rugi Rp 13,95 Triliun gara-gara Air India

POPULARITAS.COM – Singapore Airlines mencatat kerugian sekitar S$ 1 miliar (Rp 13,95...

Exit mobile version