Home News 63 puskesmas di Surabaya sediakan psikolog dampingi anak bermasalah
News

63 puskesmas di Surabaya sediakan psikolog dampingi anak bermasalah

Share
Foto Arsip - Pengurus Forum Anak Surabaya (FAS) Kota Surabaya saat menggelar sosialisasi mengenai KHA di Lantai 4 Gedung Siola, Surabaya pada Sabtu (11/3/2023). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 63 puskesmas di Kota Surabaya, Jatim, menyediakan pelayanan kesehatan serta psikolog yang siap mendampingi anak yang mengalami masalah di dalam keluarga, lingkungan atau akibat perilaku diri sendiri.

Sekretaris Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya Maulisa Nusiara mengatakan, dengan adanya pelayanan itu, diharapkan anak yang mengalami masalah bisa berkonsultasi secara langsung.

“Di sana (puskesmas) semua ada, ketika ada masalah mereka bisa berkonsultasi,” kata Maulisa, dikutip dari laman Antara, Selasa (21/3/2023).

Tak hanya itu, kata dia, pemkot juga telah menyediakan fasilitas pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, dan ruang berbudaya untuk anak di Surabaya.

Menurut dia, anak-anak bisa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan lain sebagainya.

Maulisa mengatakan, dari segi fasilitas pemkot juga memberikan fasilitas itu kepada anak-anak disabilitas hingga yang ada di dalam panti asuhan.

“Kemudian, kami juga memberikan perlindungan dari kasus pornogafi dan pelecehan seksual pada anak. Semua PD (perangkat daerah) hingga saat ini masih berjuang menangani permasalahan anak,” katanya.

Menurut dia, kota besar seperti Surabaya tidak dapat menghindari adanya fenomena pelecehan seksual pada anak.

“Namun, bukan berarti pemkot diam saja, dalam mengatasi fenomena itu, jajaran PD terus berupaya memberikan edukasi dan pendampingan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan,” katanya.

Maulisa menambahkan, dalam mengatasi permasalahan pelecehan atau kekerasan terhadap anak sebisa mungkin selesai dalam waktu 1×24 jam.

“Itu merupakan fenomena yang terjadi di kota besar, tetapi bagaimana caranya kami mengelola kemudian menyelesaikan masalah itu dengan berintegrasi dengan pemangku kebijakan secepat mungkin. Bahkan, dari kementerian dan pemerintah pusat juga memberikan atensi itu,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya pendampingan tersebut, anak-anak di Surabaya ke depannya akan menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia yang kelak akan melanjutkan sebagai pemimpin bangsa Indonesia dan khususnya di Kota Surabaya.

“Saya harap anak-anak Surabaya bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak di kota lain di Indonesia. Selain menjadi anak yang sehat secara fisik, juga sehat lingkungan dan cara berpikirnya,” tambahnya.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Pasar Saham Israel Bisa Merosot Tajam jika Netanyahu Terpilih Lagi

POPOULARITAS.COM – Pasar saham Israel berpotensi menghadapi tekanan jika Perdana Menteri Benjamin...

News

Sirkulasi Siklonik Terdeteksi di Utara Aceh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi...

News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...

Exit mobile version