POPULARITAS.COM – Sebanyak 92 jemaah haji asal Abdya, resmi dilepas kebarangkatannya ke tanah suci. Acara pelepasan para calon tamu Allah itu, dilangsungkan di Masjid Agung Baitul Ghafur, Sabtu (15/5/2026).
Namun, satu jamaah dilaporkan menunda keberangkatan karena sakit, sehingga total CJH yang berangkat ke Tanah Suci menjadi 92 orang.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kakanmenhaj) Abdya, M Yatim, mengatakan jamaah yang menunda keberangkatan tersebut adalah Sabiwan, warga Kecamatan Manggeng.
“Beliau saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh karena sakit dan sudah mengajukan penundaan keberangkatan tahun ini,” kata M Yatim, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, Sabiwan dijadwalkan kembali berangkat haji pada tahun depan. “Kita doakan semoga beliau diberikan kesehatan oleh Allah sehingga tahun depan bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
Prosesi pelepasan CJH berlangsung haru dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPK, serta keluarga jamaah.
Dalam sambutannya, Plt Sekda Abdya, Amrizal menyampaikan bahwa perjalanan menuju Tanah Suci merupakan perjalanan istimewa yang membutuhkan kesiapan panjang, mulai dari menabung, menunggu antrean keberangkatan, mengikuti manasik, menjaga kesehatan, hingga mempersiapkan mental dan spiritual.
“Karena itu, kesempatan yang telah Allah SWT berikan ini patut disyukuri dengan sungguh-sungguh,” ujar Amrizal.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, dan kebugaran selama menjalankan ibadah haji, mengingat kondisi cuaca di Makkah dan Madinah berbeda dengan di Indonesia.
“Perjalanan menuju Arab Saudi membutuhkan kondisi fisik yang prima, mengingat cuaca dan lingkungan di Makkah maupun Madinah berbeda dengan di Indonesia,” kata Amrizal.
Ia juga meminta para petugas pendamping haji agar memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jamaah, khususnya jamaah lansia yang memerlukan perhatian dan pendampingan selama menjalankan ibadah haji.
Adapun 92 CJH Abdya terdiri dari 28 laki-laki dan 64 perempuan yang berasal dari delapan kecamatan, yakni Lembah Sabil 16 orang, Manggeng 16 orang, Tangan-Tangan 6 orang, Setia 2 orang, Blangpidie 16 orang, Susoh 20 orang, Jeumpa 4 orang, dan Kuala Batee 12 orang.
CJH tertua tercatat atas nama Ramli Ganto (88) asal Kuala Batee. Selain itu, terdapat tiga jamaah lansia lainnya, yakni Syarifah (85), Nurmala IB (80) dari Kuala Batee, serta Asni (85) dari Blangpidie.
Sementara jamaah termuda adalah Dhabith Ramadhani Al Ghifari (18) asal Kecamatan Susoh.

Leave a comment