Home News 938 mahasiswa USK Banda Aceh diterjukan ke lokasi terdampak bencana
News

938 mahasiswa USK Banda Aceh diterjukan ke lokasi terdampak bencana

Share
938 mahasiswa USK Banda Aceh diterjukan ke lokasi terdampak bencana
Prof Marwan saat lepas 938 mahasiswa USK Banda Aceh ke lokasi bencana untuk KKN Tematik, Kamis 8 Januari 2026. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, kirimkan 938 mahasiswanya untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXVIII dan KKN Tematik kedaerah terdampak banjir dan longsor di Aceh

Pelepasan yang dipimpin langsung oleh Rektor USK ini diselenggarakan di Gedung Academic Activity Center (AAC) Dayan Dawood, Kamis (8/1/2026).

“KKN tematik difokuskan pada daerah yang terdampak banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Senyar,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof Mudatsir.

Prof Mudatsir mengatakan KKN Reguler melibatkan 219 mahasiswa di empat kecamatan di Banda Aceh, sementara 719 mahasiswa lainnya dikerahkan untuk KKN tematik di sembilan kabupaten/kota yang terdampak bencana yaitu, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, dan  Aceh Tenggara.

Prof Mudatsir menjelaskan, sebelumnya mahasiswa yang telah menyelesaikan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tanggap Darurat bersama Kemendiktisaintek telah kami konversikan ke KKN. 

“Secara teknis, pada KKN tematik kali ini, kami juga memastikan minimal ada satu orang dalam setiap kelompok yang berasal dari daerah terdampak bencana untuk memudahkan koordinasi,” ujarnya.

Di hadapan peserta KKN, Prof Mudatsir  juga menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas. 

“Di tengah situasi cuaca seperti sekarang, kami berharap kepada semua mahasiswa untuk tetap waspada, melaksanakan mitigasi. Kami juga berharap hal-hal yang ditemukan di lapangan, segera dilaporkan ke kami,” ucapnya.

Rektor USK, Prof Marwan, menegaskan bahwa pelaksanaan KKN ini merupakan bagian dari tanggung jawab universitas dalam menyikapi dampak bencana banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Senyar pada akhir November 2025 lalu.

“Walaupun sudah sebulan lebih bencana berlalu, situasi di lapangan masih membutuhkan perhatian bersama. Kehadiran kita semua masih diperlukan untuk membantu, agar perlahan-lahan semuanya pulih,” ujarnya.

Prof Marwan menyoroti bahwa kehadiran mahasiswa dengan latar belakang lintas ilmu dapat menjadi jembatan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pemastian air bersih, hingga kebutuhan logistik yang belum optimal. Ia secara khusus menyoroti masalah pemulihan psikologis.

“Persoalan psikologis masyarakat cukup terasa. Saban kali hujan, trauma masyarakat cukup terasa. Kehadiran mahasiswa KKN sangat diperlukan untuk memberikan pendampingan yang mendukung pemulihan tersebut,” tegasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Exit mobile version