POPULARITAS.COM – Puluhan mahasiswa dan warga, Senin (9/2/2026), gelar aksi unjuk rasa. Demonstrasi dilangsungkan di depan kantor Bupati Pidie Jaya. Para warga sampaikan kekecewaannya atas kinerja pemerintah setempat yang dinilai sangat lamban tangani bencana di kabupaten itu.
Saat gelar aksi, para demonstrasi membawa spanduk bertuliskan kalimat-kalimat ungkapan kekecewaan atas kacaunya manajemen penanganan bencana di kabupaten itu.
Sejumlah orator yang terlibat dalam aksi, juga suarakan aspirasi kekecewaannya dengan nada keras dan lantang melalui pengeras suara
Namun, saat aksi berlangsung dan para demonstrasn bacakan tuntutannya, Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, malah menanyakan yang sudah dilakukan para demontran terhadap proses pemulihan gampong-gampong dari endapan banjir pasca bencana. Akibatnya, terjadi adu mulut.
“Apa yang sudah kalian (demontran) lakukan, berapa sekolah sudah kalian bersih, berapa rumah sudah kalian bersihkan,” tanya Wabup Pidie Jaya Hasan Basri ke peserta aksi, Senin (9/2/2026).
Peserta aksi pun langsung menjawab, secara tanggung jawab sosial mereka sudah melakukan berbagai kegiatan berdasarkan kemampuan mereka.
Wabup kembali menimpali dengan menuntut para peserta aksi untuk menunjukkan bukti-bukti atas kerja pemulihan gampong dari endapan lumpur.
Dedy pun kembali menjawab, bahwasanya proses penanganan maupun pemulihan pasca bencana merupaka tanggung jawab Pemerintah Pidie Jaya, yang sudah digaji dari pajak masyarakat.
Wabup Pidie Jaya kembali menjawab, “Bukan masalah pajak. Tapi tanggung jawab sosial. Masyarakat Pidie (tetanga kabupaten) setiap hari datang untuk membantu. Kalian mana,” ucap Hasan lagi dengan nada tinggi.
Emosi Hasan Basri mulai meninggi, tubuhnya sempat bergerak, namun Bupati Pidie Jaya Syibral Malasyi pun langsung mencoba menenangkan Wabup setempat itu.
Suasana tegang kemudian reda, usai Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu mengambil alih microphone dari tangan Hasan Basri. “Ini kalau sudah begini, sudah debat kusir ini. Tuntutan peserta aksi yang mau disampaikan apa. Itu dulu disampaikan,” ucap AKBP Faisal.
Dedy pun menjawab, jika mereka memang hendak membacakan tuntutan. Peserta aksi itupun kemudian membacakan tuntutannya.

Leave a comment