Home News Akibat banjir di Pidie Jaya, 7.728 rumah warga rusak berat
News

Akibat banjir di Pidie Jaya, 7.728 rumah warga rusak berat

Share
Rumah-rumah warga di Gampong Blang Awee Pidie Jaya yang masih terendam lumpur pasca banjir, FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Musibah banjir bandang yang menerjang wilayah Pidie Jaya, pada Selasa 25 November 2025, mengakibatkan tujuh ribuan rumah masyarakat porak-poranda diterjang bencana alam itu.

Data sementara yang diperoleh popularitas.com, per 30 November 2025, rumah-rumah warga yang rusak dampak banjir itu berjumlah 7.728 unit.

Angka tersebut tersebar di enam kecamatan dari total delapan kecamatan di wilayah setempat.

Di Kecamatan Ulim sebanyak 3.146 unit. Kemudian Kecamatan Meurah Dua 2.193 unit. Kecamatan Meureudu 906 unit

Selanjutnya, di Kecamatan Bandar Dua, 857 uni. Panteraja 462 unit dan Kecamatan Trienggadeng 164 unit.

Bupati Pidie Jaya, Syibral Malasyi melalui Kabag Prokopim setempat, Riza Andika menyebutkan, data kerusakan rumah warga itu merupakan hasil inventasaris sementara, hingga Minggu 30 November 2025 pukul 14.00 WIB.

Warga Blang Awe, Meureudu, Pidie Jaya, secara mandiri melakukan pembersihan lumpur tebal yang menggenangi rumah akibat banjir, Minggu 30 November 2025. FOTO : popularitas.com/Nurzahre

“Hingga siang ini data kerusakan rumah yang rusak akibat banjir capai 7.728 unit,” kata Kabag Prokopim Pidie Jaya Riza Andika.

Dia memastikan, Pemerintah Pidie Jaya akan terus melakukan pendataan secara detail dan akuran berbagai kerusakan yang ditimbulkan dampak banjir bandang itu.

Jelas Riza, selain rumah warga, ekses lain yang muncul akibat bencana alam itu 17.589 KK di 222 desa setempat ikut terdampak.

Di Kecamatan Bandar Baru sebanyak 1.604 KK. Panteraja 213 KK. Trienggadeng 1.381 KK. Meureudu 4.517 KK. Meurah Dua 4.955 KK. Ulim 1.998 KK, Jangka Buya 1.654  dan Bandar Dua 1.267.

“Untuk rumah ibadah, data sementara yang berhasil didata sebanyak 13 unit rumah ibadah ikut rusak. Di Meureudu lima unit, Meurah Dua empat uni dan Bandar Dua empat unit,” ungkapnya.

Data yang dirangkum popularitas.com itu barulah sebatas data kerusakan rumah-rumah masyarakat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version