POPULARITAS.COM – Bripda Muhammad Rio, personel Polri dari kesatuan Brimob Polda Aceh, meninggalkan tugas atau desersi. Pria itu saat ini diketahui berada di luar negeri dan bergabung dengan tentara Rusia berperang melawan Ukraina.
Dari sejumlah foto-foto yang beredar, didapati Muhammad Rio sedang berada di Donbas, salah satu wilayah perang antara Rusia dan Ukraina.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026) membenarkan ihwal desersinya Muhammad Rio. “Iya, benar yang bersangkutan desersi. meninggalkan tugas tanpa tanpa izin dan lapor pimpinan,” katanya.
Dia menjelaskan, terkait informasi mengenai dugaan bergabungnya Bripda Muhammad Rio dengan Angkatan Bersenjata Rusia bahwa yang bersangkutan tidak serta-merta meninggalkan tugas dan langsung pergi ke luar negeri untuk menjadi bagian dari militer Rusia.
Namun, lanjut Joko, sebelumnya yang bersangkutan telah memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri, dengan putusan sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.
“Jadi, yang bersangkutan ini sudah bermasalah saat jadi anggota Polri. ada putusan KKEP, sanksi administratif dan demosi 2 tahun,” sebutnya.
Kemudian, terhitung sejak Senin, 8 Desember 2025, Bripda Muhammad Rio tidak masuk kantor untuk melaksanakan dinas tanpa keterangan yang jelas. Selanjutnya, pada Rabu, 7 Januari 2026, tiba-tiba Bripda Muhammad Rio mengirimkan pesan WhatsApp kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, serta PS Kasubbagrenmin.
Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah, demikian Joko.

Leave a comment