Home Ekonomi AS Blokade Selat Hormuz dan Pelabuhan Iran, Pasokan Energi Global Terancam Terganggu
EkonomiInternasional

AS Blokade Selat Hormuz dan Pelabuhan Iran, Pasokan Energi Global Terancam Terganggu

Share
AS Blokade Selat Hormuz dan Pelabuhan Iran, Pasokan Energi Global Terancam Terganggu
Gambar ilustrasi kapl tanker (ChatGPT/AI)
Share

POPULARITAS.COM – Washington memberlakukan blokade terhadap seluruh jalur pelayaran menuju dan keluar dari pelabuhan Iran, termasuk Selat Hormuz — jalur ekspor minyak paling vital di dunia. Kebijakan ini memicu kekhawatiran serius atas stabilitas pasokan energi global.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (13/3/2026), blokade yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) mencakup semua kapal dari berbagai negara yang hendak memasuki maupun meninggalkan pelabuhan Iran, termasuk kawasan pesisir di Teluk Persia dan Teluk Oman.

Selat Hormuz menjadi titik paling kritis dalam kebijakan ini. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Samudra Hindia itu merupakan pintu utama ekspor minyak negara-negara Timur Tengah ke pasar dunia.

Blokade AS tidak hanya menyasar kapal berbendera Iran. Seluruh kapal internasional yang melintas menuju atau keluar dari pelabuhan Iran turut terdampak. Wilayah yang masuk dalam cakupan blokade meliputi perairan teritorial Iran di Teluk Persia, jalur pelayaran di Selat Hormuz, hingga perairan menuju Teluk Oman.

Sejumlah pelabuhan ekspor strategis Iran yang menjadi pusat perdagangan energi kawasan ikut teridentifikasi sebagai area terdampak dalam ilustrasi yang dirilis Al Jazeera.

Para analis menilai langkah ini sebagai eskalasi geopolitik yang signifikan. Ketergantungan pasar global terhadap minyak dari kawasan Teluk membuat setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi langsung mendorong lonjakan harga energi dan mengguncang stabilitas ekonomi dunia.

Situasi di lapangan semakin rumit karena kawasan ini melibatkan banyak yurisdiksi. Perairan di sekitar Teluk Persia berbatasan dengan wilayah maritim Iran, Oman, dan Uni Emirat Arab — kondisi yang meningkatkan risiko insiden atau salah perhitungan yang dapat memicu konflik terbuka.

Selain dampak terhadap rantai pasok energi global, blokade ini juga berpotensi mengganggu jalur perdagangan internasional secara lebih luas, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu koridor pelayaran tersibuk dan terpenting di dunia. (hsn)

Sumber: beritasatu.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

InternasionalNews

Teheran Siapkan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama 3 Hari

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota Teheran mengumumkan rencana penyelenggaraan prosesi pemakaman untuk Ayatollah...

Internasional

Kapal Perang Prancis tahan kapal Rusia, Jubir : Ini pelanggaran internasional

POPULARITAS.COM – Kapal Perang Prancis, Minggu 31 Mei 2026, tahan kapal Tagor...

InternasionalNews

5 Tewas, Akibat Ledakan di Pabrik Perusahaan Ruang Angkasa Korea Selatan

POPULARITAS.COM – Insiden meledaknya pabrik milik perusahaan pertahanan utama Korea Selatan, Hanwha...

Exit mobile version