Home Headline Aset alat berat milik Pemkab Pidie Jaya dicuri
Headline

Aset alat berat milik Pemkab Pidie Jaya dicuri

Share
Alat berat barang milik negara di Pidie Jaya diduga hilang
Gudang penyimpanan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlan ban alat berat milik Pemkab Pidie Jaya hilang. Diduga hal itu terjadi akibat tindak pidana pencurian. Kasus tersebut, terjadi pada awal Januari 2025 silam. Namun begitu, kasus tersebut tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya, Bustamian mengaku terjadinya peristiwa tersebut. Ia juga menyebutkan, selain ban alat berat, banyak besi-besi yang juga merupakan aset ikut dicuri.

“Jadi, kehilangan itu terjadi sebelum pihak kami melakukan serah terima aset-aset tersebut ke PU,” katanya kepada popularitas.com, Selasa (2/9/2025). Menurutnya, hal itu dimungkinkan dicuri oleh maling, tambahnya kemudian.

Pihaknya sendiri, sebelum serah terima aset ke Dinas PU, telah mempertanyakan kasus itu kepada para penjaga. Namun tidak ada jawaban pasti. Bahkan, beberapa kaca alat berat juga ikut rusak. “Jadi kehilangan itu terjadi di gudang penyimpanan,” imbuhnya.

Saat ditanyakan ihwal retribusi alat berat yang realisasinya tidak sesuai target, Bustamian mengaku bahwa hal itu telah diselesaikan. “Soal itu sudah diselesaikan semua. Jadi tidak ada masalah lagi,” sebutnya.

Namun begitu, Bustamian tidak merinci secara jelas tentang mekanisme penyelesaiannya seperti apa. “Tidak ada masalah lagi, semua sudah selesai,” tambahnya.

Dia juga menegaskan bahwa, terkait dengan aset alat berat sudah tidak ada lagi hubungan dengan pihaknya. Sebab, pengelolaannya telah diserahkan ke dinas terkait. “Dinas PU sudah menerima serah terima. Jadi, dengan kita (BPKK) tidak ada sangkut paut lagi,” sebutnya.

Dari data yang dimiliki popularitas.com, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi alat berat sejak 2020-2023, yakni Rp400 juta, kemudian turun Rp236 juta dan terakhir Rp180 juta.

Di tahun 2024, Pemkab Pidie Jaya dan DPRK setempat, menyepakati retribusi alat berat Rp2 miliar. Namun, realisasinya hanya capai Rp53 juta yang berhasil disetor ke kas daerah.

Lembaga anti korupsi Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) juga ikut menyorot realisasi retribusi alat berat Pidie Jaya itu. Koordinator MaTA Alfian menduga ada kebocoran pada retribusi alat berat sehingga realisasi tahun 2024 hanya Rp 53 juta dari target Rp 2 miliar.

Selain itu, DPRK Pidie Jaya juga merasa janggal terkait realisasi PAD hanya Rp 53 juta. Bahkan kejanggalnya itu kemudian ditumpahkan dalam paripurna.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineSepakbola

1,8 juta orang berpesta di Madrid, rayakan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Hingar bingar di Kota Madrid, Spanyol, Senin 20 Juli 2026....

HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

HeadlineSepakbola

Spanyol versus Argentina, siapa pantas jawara Piala Dunia 2026?

POPULARITAS.COM – Piala Dunia 2026, masuki babak final. Menyisakan dua negara, siapa...

HeadlineOpini

Simfoni orkestrasi ala Mirza Tabrani

POPULARITAS.COM – ​Di Gedung AAC Dayan Dawood, Senin sore, 13 Juli 2026,...

Exit mobile version