Home News Bagikan Eks HGU untuk Dayah, Wali Kota Subulussalam Dinilai Tuntaskan Konflik Agraria
News

Bagikan Eks HGU untuk Dayah, Wali Kota Subulussalam Dinilai Tuntaskan Konflik Agraria

Share
Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub
Share

POPULARITAS.COM — Pemerintah kota subulussalam, memutuskan untuk mengembalikan penguasaan lahan Eks HGU yang dikuasi tidak sah kepada negara, lalu menghibahkannya kepada dayah, dan pesantrendi wilayah setempat.

Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub, mengatakan ini merupakan kebijakan strategis yang berdampak luas, tidak hanya dalam penyelesaian konflik agraria, tetapi juga dalam penguatan sektor pendidikan keagamaan di Aceh.

“Ini bukan sekadar menyelesaikan sengketa lahan, tetapi juga membangun masa depan umat melalui penguatan lembaga pendidikan Islam. Dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujar politisi Partai NasDem, tersebut, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1/2026).

Muslim Ayub, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas dan progresif Wali Kota Subulussalam Rasyid Bancin (HRB) dalam menyelesaikan konflik agraria antara perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan masyarakat yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Anggota DPR-RI asal Aceh itu menilai, keberanian Pemerintah Kota Subulussalam mengambil alih lahan eks HGU yang dikuasai secara tidak sah, merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap kepentingan rakyat serta penegakan prinsip keadilan agraria.

“Langkah yang diambil Wali Kota Subulussalam ini sangat berani dan konstitusional. Negara akhirnya hadir secara nyata untuk melindungi hak masyarakat atas tanah,” kata Muslim Ayub.

Muslim Ayub juga mengapresiasi keterlibatan aktif Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang turun langsung ke Subulussalam untuk memfasilitasi penyelesaian konflik.

Menurutnya, kolaborasi antara DPR RI dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan penyelesaian persoalan agraria yang kompleks.

Selain itu, ia menilai pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) oleh Pemerintah Kota Subulussalam sebagai langkah strategis untuk memastikan pengelolaan tanah berjalan tertib, adil, dan berkelanjutan ke depan.

“Model yang diterapkan di Subulussalam ini layak dijadikan contoh oleh daerah lain, khususnya di Aceh, dalam menyelesaikan konflik agraria tanpa gejolak sosial,” katanya.

Tak hanya itu, Muslim Ayub juga menyoroti keberhasilan Wali Kota HRB dalam membangun komunikasi efektif dengan pemerintah pusat, yang ditandai dengan kehadiran tiga menteri ke Subulussalam dalam agenda penanganan bencana dan ketahanan pangan.

“Ini menunjukkan bahwa Subulussalam kini memiliki posisi strategis dan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kepemimpinan seperti ini patut diapresiasi, dan patut dicontoh skala nasional,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Mengapa Warga Gaza Ikut Rayakan Gelar Juara Piala Dunia 2026 Spanyol?

POPULARITAS.COM – Piala Dunia 2026 tidak hanya memicu euforia di Spanyol. Di...

NewsPolitik

Hormati Nanik S Deyang Mundur, Komisi IX DPR: BGN Tak Boleh Sekadar Pergantian Figur

POPULARITAS.COM – Komisi IX DPR RI menghormati mundurnya Nanik S Deyang dari...

EkonomiNews

Dukung Keandalan BBM di Aceh, Pertamina Tambah Jam dan Hari Kerja

POPULARITAS.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menambah jam operasional penyaluran Bahan...

EkonomiNews

BSI Aceh Bersama OJK dan FKIJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Aceh

POPULARITAS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh bersama Otoritas...

Exit mobile version