Home News Banjir bandang dan longsor landa 7 desa di Aceh Tengah
News

Banjir bandang dan longsor landa 7 desa di Aceh Tengah

Share
Banjir bandang dan longsor landa 7 desa di Aceh Tengah
Banjir bandang dan longsor yang melanda tujuh desa di Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah, Kamis (3/10/2024). FOTO : BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Banjir bandang dan longsor dilaporkan melanda tujuh desa di Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah, Kamis (3/10/2024). Diketahui, wilayah yang terdampak terdiri dari Desa Pilar Wih Kiri, Pantan Tengah, Atu Singkih, Rusip, Lut Jaya, Arul Pertik dan Desa Mekar Maju.

Banjir bandang disertai longsor ini terjadi karena curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut sejak kemarin. Dari data yang dihimpun BPBA, setidaknya ada ratusan rumah warga di beberapa desa tersebut yang terendam banjir.

Selain itu, longsor yang terjadi di hampir semua desa juga menutupi badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.  “Untuk korban terdampak masih dalam pendataan, begitu juga dengan pengungsi,” ujar petugas Pusdalops BPBA, Haslinda Juwita.

Pihak BPBD Aceh Tengah juga telah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. “Air berangsur surut, untuk wilayah yang dilanda longsor mulai dapat dilalui kembali,” pungkas Linda.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version