Home News Banjir Bandang di Pidie Jaya Sisakan Kehancuran
News

Banjir Bandang di Pidie Jaya Sisakan Kehancuran

Share
Sisa banjir bandang di permukiman Pidie Jaya. Poto : Nurzahri | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Pidie Jaya, pada Rabu 26 November 2025, pekan lalu mengakibatkan sejumlah wilayah di daerah tersebut porak-porakda.

Data dihimpun popularitas.com dari media posko penanggulangan bencana Pidie Jaya, ribuan infrastruktur mengalami kerusakan dengan tingkatan, parah, sedang hingga ringan.

Untuk rumah warga,  sebanyak 114 unit hilang total diterjang banjir bandang itu. Kemudian 9.174 unit rumah hancur, 453 rusak sedang dan 789 rusak ringan.

Selain itu, terdapat 122 rumah ibadah, Mesjid dan Mushala rusak akibat banjir dan longsor itu.

Untuk fasilitas pendidikan yang rusak baik TK, SD SMP, SMA, SMK, RA, MI, MTs, SKB, pondok pesantren maupun balai pengajian capai 284 unit. Dan 12 unit fasilitas kesehatan, baik Puskesmas, Polindes, Pustu, Klinik,dan kantor KB.

Lahan pertanian yang ikut rusak akibat tergenang lumpur banjir capai 657 hektar. Kerusakan lahan tambak seluas 1.757 hektar. Lahan perkebunan 534 hektar, ruas jalan perkebunan 82 hektar.

Hewan ternak warga juga ikut mati dan hilang akibat bencana alam itu yang jumlah capai 111.000 ekor, terdiri dari  3.756 sapi, 5245 ekor kambing dan 100.998 unggas.

Untuk infrastruktur publik yang rusak diantaranya,  satu ruas jalan nasional alami kerusakan, dua ruas jalan provinsi, 7 ruas jalan kabupaten dan 57,5 kilometer jalan lingkungan.

Kemudian satu unit jembatan ruas jalan nasional tepatnya di Gampong Manyang Cut, Meureudu rusak berat. 10 unit jembatan ruas jalan kabupaten. Jembatan kabupaten yang ikut terdampak juga mencapai 229 unit.

Tidak hanya itu, tujuh Daerah Aliran Sungai juga alami kerusakan. Selanjutnya 58 Daerah Irigasi (DI) ikut terdampak. Dan tiga WTP – SPAM yang selama ini melayani 8.997 saluran rumah.

Untuk jalan usaha tani yang rusak capai 1.705 meter. Tiga unit pintu air pertanian. Dan 4.575 meter Saluran tersier pertanian.

Kepala Bappeda Pidie Jaya, Muhalil selaku penanggung jawab rekapitulasi kerusakan dan dampak banjir menyebutkan, data itu merupakan rekapitupasi data kerusakan yang disuplay langsung oleh intansi terkait, baik dinas, kecamatan maupun desa-desa.

“Data kita update perhari. Data kerusakan dan dampak banjir itu disuplay langsung oleh dinas, camat dan masing-masing keuchik,” kata Muhalil.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version