POPULARITAS.COM – Sebanyak 1.444 korban jiwa dari 518 KK terpaksa mengungsi akibat hujan deras di Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya hingga tiga hari terakhir menyebabkan banjir semakin meluas.
Adapun kecamatan yang terendam banjir yaitu, Kecamatan Langkahan, Baktiya, Muara Batu,Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Syamtalira Aron, dan Samudera.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Fuad Mukhtar, menyebutkan banjir telah berdampak pada 2.070 KK atau 3.057 jiwa.
“Jumlah korban yang harus mengungsi mencapai 1.444 jiwa dari 518 KK,” kata Fuad Mukhtar saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
Dari tujuh kecamatan terdampak, Fuad menjelaskan Baktiya menjadi wilayah paling parah yaitu 41 desa terendam dengan total 1.236 KK atau 2.563 jiwa terdampak. Bahkan, 225 jiwa dari 87 KK harus mengungsi.
Kemudian, Kecamatan Seunuddon, banjir menerjang 14 gampong dan berdampak pada 125 KK atau 566 jiwa. Namun data pengungsi mencapai 125 KK atau 725 jiwa.
Sementara, di Kecamatan Tanah Jambo Aye, banjir melanda 11 gampong dengan total 219 KK atau 494 jiwa terdampak.
Lalu, Kecamatan Muara Batu banjir menggenangi lima gampong dan menyebabkan 49 KK terdampak. Sebanyak 87 KK mengungsi, sementara data jiwa terdampak masih dalam pendataan petugas.
Terakhir, kecamatan Langkahan, Syamtalira Aron, dan Samudera dilaporkan ikut terendam, namun pendataan masih berlangsung.
BPBD Aceh Utara, kata Fuad, juga mencatat sejumlah kelompok rentan yang terdampak banjir, yakni 54 ibu hamil, 310 balita, 84 lanjut usia, dan lima penyandang disabilitas.
“Data sementara menunjukkan ribuan warga terdampak dan lebih dari seribu jiwa kini berada di pengungsian,” pungkasnya

Leave a comment