Home News Banjir di Lhokseumawe mulai surut
News

Banjir di Lhokseumawe mulai surut

Share
Masyarakat Aceh Timur diminta siaga banjir
Ilustrasi, banjir di Aceh Utara, Rabu (5/10/2022). Foto: Humas Polda Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas menyebutkan bahwa banjir yang melanda Kota Lhokseumawe, kini berangsur surut.

“Banjir di Lhokseumawe saat ini airnya sudah mulai surut,” kata Ilyas dalam keterangannya, Rabu (12/10/2022) malam.

Ilyas mengatakan, banjir di Lhokseumawe terjadi pada Selasa, 4 Oktober 2022 lalu. Banjir ini disebabkan curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah kota berjuluk Petro Dolar itu.

Di sisi lain, kata Ilyas, banjir juga akibat luapan sungai Aceh Utara sehingga menyebabkan terjadinya genangan yang menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.

Banjir tersebut, lanjut dia, menyebabkan belasan desa di tiga kecamatan terendam. Tiga kecamatan dimaksud adalah Kecamatan Blang Mangat, Muara Satu dan Muara Dua.

Ilyas merincikan, banjir tersebut berdampak pada 1.952 jiwa dari 512 keluarga. Banjir ini juga menyebabkan 46 jiwa mengungsi.

“BPBD Kota Lhokseumawe tekah menyerahkan batuan tanggap darurat kepada korban terdampak,” demikian Ilyas.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version