Home News Bapak, ibu dan empat anaknya tewas saat musibah kebakaran di Aceh Tamiang
News

Bapak, ibu dan empat anaknya tewas saat musibah kebakaran di Aceh Tamiang

Share
Bapak, ibu dan empat anaknya tewas saat musibah kebakaran di Aceh Tamiang
Peristiwa kebakaran lima unit ruko di Aceh Tamiang, Minggu (25/5/2025). FOTO : HO popularitas.com/BPBA
Share

POPULARITAS.COM – Musibah kebakaran lima unit ruko di Tulang Baro, Manyak Payed, Aceh Tamiang, sisakan luka mendalam. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (25/5/2025) jelang subuh itu, sebakan enam orang meninggal dunia. Keenamnya merupakan satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan empat orang anaknya.

Sri Wahyuni salah satu petugas piket dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan, korban jiwa dalam kasus tersebut, masing-masing, Akhyar (40), Khadijah (36), Fita Zulkhaira (8), Nabila (3) dan Mustaqim (18 bulan).

Saat ini, sambung lagi, para korban telah dibawa ke RSUD Tamiang, sementara korban lain yang terdampak sebanyak empat orang.

Penyebab kasus kebakaran itu sendiri, tambahnya, masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, dari perkiraan, selain sebabkan enam orang meninggal, peristiwa itu sebabkan kerugian material capai Rp1 miliar, demikian Sri Wahyuni.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

News

Dolar AS Menguat, Harga Obat Naik hingga 10 Persen

POPULARITAS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali tertekan hingga...

Exit mobile version